Berita Karo Terkini
Kantor DPRD Karo Digeruduk Warga terkait Bangunan SD Terbengkalai 2 Tahun Lamanya
Permasalahan yang terjadi di gedung SD yang ada di Desa Kuta Tengah, Kec Simpang Empat tersebut tak kunjung dimanfaatkan sejak dibangun 2 tahun lalu
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Aliansi masyarakat Kabupaten Karo kembali menggeruduk Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, di Jalan Veteran, Kabanjahe, Selasa (1/11/2022). Amatan Tribun Medan, aksi demo yang dilakukan di halaman Kantor DPRD Kabupaten Karo ini, masyarakat kembali membawa tuntutan yang sama dengan sebelumnya.
Berdasarkan keterangan dari salah satu peserta aksi Budi Surbakti, demo ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota dewan belum lama ini. Dirinya menjelaskan, sampai saat ini hasil dari RDP masih belum ada kejelasan.
Baca juga: Daftar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sumut 2022 hingga Hari Keempat, Medan di Puncak
"Ini adalah aksi damai, kemarin kita sudah lakukan RDP dua kali tapi tidak ada hasil sama sekali," Ujar Budi.
Dirinya menjelaskan, aksi ini terkait dengan penanganan dan tindak lanjut dari permasalahan gedung Sekolah Dasar (SD) 040475. Dikatakannya, adapun permasalahan yang terjadi di gedung SD yang ada di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat tersebut tak kunjung dimanfaatkan sejak dibangun dua tahun lalu.
Baca juga: Anak Wakil Ketua DPRD Labura yang Rudapaksa Remaja Ditangkap, Pelaku Sudah Sebulan Pacari Korban
"Kita minta DPRD Kabupaten Karo untuk segera melakukan Pansus, tapi sampai saat ini tidak ada," Ucapnya.
Sejak dibangun, dirinya menjelaskan bangunan sekolah tersebut tak kunjung dimanfaatkan dengan artian tidak ada proses belajar mengajar di sana.
Bahkan, sampai saat ini karena sekolah yang terkesan terbengkalai tersebut di halamannya sudah ditumbuhi jagung dan tanaman lainnya.
"Pansus ini kita minta selain untuk mengusut pemanfaatannya, juga tentang konstruksi bangunannya. Karena kita lihat sidah banyak bangunan yang retak, kita duga ini tidak standar," katanya.
Berselang beberapa jam peserta aksi melakukan demo, tampak Ketua DPRD Karo Iriani br Tarigan beserta beberapa anggota dewan menemui para peserta aksi. Di hadapan massa, Iriani mengaku pihaknya akan berusaha untuk segera mungkin melakukan Pansus untuk membahas masalah ini.
(mns/tribun-medan.com)