Penganiayaan Musisi Punk
Sadisnya Oknum TNI, Diduga Kumpul Kebo, Malah Hajar Dua Musisi Punk Pakai Linggis Hingga Berdarah
Oknum TNI berinisial TD diduga kumpul kebo dan menganiaya dua musisi punk hingga mengalami patah tangan dan bercucuran darah
Tribun-medan.com sudah sempat melayangkan pesan melalui WhatsApp, tapi tidak berbalas.
Sementara itu, Kinai yang diwawancarai Tribun-medan.com via video call tampak diperban bagian dahinya.
Kinai sendiri merasa heran, kenapa dia sampai dianiaya oknum TNI tersebut.
Padahal, kata Kinai, dia dan rekannya Sobri hanya ingin mengembalikan gitar.
"Saya hanya berharap keadilan saja. Karena negara ini kan negara hukum," kata Kinai.
Berkenaan dengan kasus ini, Kinai dan Sobri sudah melakukan visum.
Keduanya berencana melaporkan kasus ini ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) di Kota Cirebon.
Kasus kedua oknum TNI
Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum TNI terhadap musisi Punk ini merupakan kasus kedua di Kota Cirebon.
Sebelumnya, kasus serupa pernah menimpa Andi Berlian Mukhtar atau Gondile, vokalis band punk rock Kameradz.
Gondile sempat terluka parah akibat diduga dianiaya oknum perwira TNI berinisial IS.
Gondile kemudian melaporkan kasus yang ia alami ke Subdenpom III/3-5 Majalengka.
Gondile mengatakan, langkah ini diambil demi mendapatkan keadilan.
Sejak kasusnya bergulir, baru satu pelaku yang diproses hukum.
"Saya hanya berharap keadilan, agar kasus penganiayaan yang saya alami bisa diproses hingga tuntas," kata Gondile pada Tribun-medan.com, Rabu (1/2/2023).

Baca juga: Vonis Ringan Kepada Oknum Perwira TNI Diduga Hamili Selingkuhannya, PH Istri Sebut Harusnya Dipecat
Gondile mengatakan, sebenarnya ada dua pelaku yang menganiaya dirinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.