Breaking News

Masalah Perbankan

Nasabah BSI Mulai Geram, Ancam Pindah Bank Lain Karena Sulit Transaksi

Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia mulai geram lantaran tak bisa menarik uang selama empat hari

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DIANA AULIA
Satu diantara nasabah Bank BSI yang mengalami gangguan layanan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Sejumlah nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai geram.

Sudah empat hari terakhir, nasabah tidak bisa melakukan transaksi penarikan uang.

"Sudah lapar aku, selama empat hari tidak bisa tarik uang tunai dari BSI, transfer, Qris pun juga tidak bisa mau dari ATM, mobile banking, internet banking pun gak bisa," kata Khalib, nasabah asal Aceh, Kamis (11/5/2023).

Ia mengatakan, peristiwa semacam ini membuatnya kapok untuk menjadi nasabah BSI. 

Baca juga: Tak Menyesal, Husen Malah Tertawa dan Mengaku Puas Usai Lakukan Aksi Pembunuhan Bos Galon

"Enggak lagi-lagi ke BSI, mau pindah bank aja, soalnya enggak cuma sekali gangguan seperti ini," tuturnya.

Sementara itu, Abdur, nasabah lainnya mengatakan setelah tiga hari tidak bisa melakukan penarikan uang tunai di ATM, pagi tadi sudah bisa dilakukan. 

Namun untuk pelayanan transfer dan lainnya melalui mobile banking masih belum bisa dilakukan.

"Tadi pagi sudah bisa tarik tunai, tapi kalau untuk transfer dari mobile banking dan lainnya belum bisa. Sepertinya sebagian nasabah sudah bisa tarik tunai," katanya. 

Baca juga: Soal Cawapres Anies Baswedan, Ketum NasDem Surya Paloh Masih Pantau Wakil Ganjar dan Wakil Prabowo

Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami nasabah dalam mengakses layanan BSI, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dana dan data milik nasabah.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menuturkan, bahwa pihaknya terus melakukan proses normalisasi dengan fokus utama untuk menjaga dana dan data nasabah tetap aman, dan hingga saat ini proses normalisasi layanan telah dilakukan dengan baik.

"Atas nama Bank Syariah Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nasabah karena adanya kendala dalam mengakses layanan BSI pada 8 Mei 2023. Proses normalisasi layanan Bank Syariah Indonesia telah kami lakukan, dengan prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah tetap aman di Bank Syariah Indonesia," ujar Hery dalam keterangannya tertulis. 

Baca juga: Kasus Kecurangan UTBK 2023, Polsek Medan Baru dan USU Malah Saling Buang Badan

Dikatakannya, pada Selasa (9/5/2023), BSI telah berhasil melakukan normalisasi layanan pada jaringan ATM dan kantor cabang.

Pada hari tersebut, lanjutnya, nasabah telah bisa melakukan transaksi di jaringan cabang dan ATM BSI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Masih pada hari yang sama, Selasa (9/5/2023) malam, secara bertahap layanan BSI Mobile juga sudah dapat diakses oleh nasabah dengan fitur-fitur basic. 

"Kemudian pada hari ini, Rabu (10/5/2023) pukul 14.00 WIB, Perseroan tengah melakukan monitoring dan proses normalisasi transaksi yang berdampak pada layanan BSI tidak bisa diakses sementara waktu yakni layanan di cabang, akses BSI Mobile maupun ATM di seluruh Indonesia. Kami akan terus memberikan informasi terkini sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan normal," sebutnya

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK Negeri 9 Medan, Ombudsman: Gubernur Edy Jangan Diam Saja

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved