Tribun Wiki
Apa Itu Kejawen dan Ragam Ritualnya, Simak Penjelasannya
Sebahagian masyarakat di Pulau Jawa masih ada yang menganut kepercayaan kejawen. Lantas, apa itu kejawen?
Aliran filsafat kejawen biasanya berkembang seiring dengan agama yang dianut pengikutnya.
Sehingga kemudian dikenal terminologi Islam Kejawen, Hindu Kejawen, Budha Kejawen, dan Kristen Kejawen.
Di mana pengikut masing-masing aliran itu akan tetap melaksanakan adat dan budaya Kejawen yang tidak bertentangan dengan agama yang dipeluknya.
Secara umum, Kejawen sendiri merupakan sebuah kebudayaan yang mempunyai ajaran utama yakni membangun tata krama atau aturan dalam berkehidupan yang baik.
Kini Kejawen telah banyak ditinggalkan, dan untuk sebagian orang bahkan dianggap representasi dari kekunoan.
Beragam Ritual Kejawen
Masyarakat yang menganut Kejawen ini punya beragam ritual tersendiri.
Ada beberapa ritual masyarakat Kejawen yang jamak diketahui masyarakat luas.
Adapun beragam ritual itu yakni nyadran, mitoni, tedhak siten, dan wetonan.
Nyadran
Nyadran merupakan satu ritual khusus yang dilakukan oleh orang Jawa.
Biasanya, ritual ini dilakukan sebelum puasa tiba.
Adapun ritual ini berupa melakukan ziarah ke makam-makam leluhur sambil menabur bunga.
Mitoni
Untuk tradisi mitoni, jamak dilakukan orang Jawa, khususnya bagi wanita yang tengah mengandung.
Ritual ini dilakukan oleh wanita yang baru pertama kali hamil.
Pada usia kehamilan tujuh bulan, masyarakat Jawa penganut Kejawen akan melakukan siraman bunga.
Tujuannya, meminta rahmat dan perlindungan dari Sang Pencipta.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.