Breaking News

Tribun Wiki

Daftar Kapal Perang Indonesia yang Dilengkapi Senjata Canggih

Indonesia memiliki sejumlah kapal perang yang dilengkapi dengan beragam senjata canggih dan spesifikasi yang mumpuni

Editor: Array A Argus
INTERNET
KRI Kelas Diponegoro 

Kecepatan: Kecepatan maksimum sekitar 30 knot (56 km/jam)

Jarak Jangkau: Sekitar 4.500 mil laut (8.300 km) pada kecepatan jelajah 16 knot (30 km/jam)

Propulsi: Sistem Combined Diesel or Gas (CODOG) dengan dua turbin gas General Electric LM2500 dan dua mesin diesel MTU 16V956TB92

Persenjataan: Persenjataan spesifik dapat bervariasi tergantung pada kapal individu, tetapi umumnya mencakup rudal permukaan-ke-udara, rudal anti-kapal, torpedo, dan sistem meriam angkatan laut.

Awak: sekitar 150 personel

KRI Kelas Martadinata

KRI Kelas Martadinata adalah kelas kapal fregat yang merupakan bagian dari Angkatan Laut Republik Indonesia (TNI AL).

Kapal-kapal ini dirancang dan dibangun oleh PT PAL Indonesia (Persero) bekerja sama dengan perusahaan Belanda Damen Schelde Naval Shipbuilding.

KRI Kelas Martadinata terdiri dari enam kapal yang direncanakan dengan KRI Raden Eddy Martadinata (331) sebagai kapal fregat pertama dalam kelas ini.

Kapal-kapal dalam kelas Martadinata menggunakan desain SIGMA 10514 2, yang merupakan desain kapal fregat modular yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional.

Kapal-kapal ini memiliki panjang sekitar 105 meter dan dilengkapi dengan berbagai sistem senjata dan sensor modern.

KRI Kelas Martadinata
KRI Kelas Martadinata

Salah satu fitur utama dari KRI Kelas Martadinata adalah senjata utamanya, yaitu meriam OTO Melara kaliber 76 mm.

Kapal-kapal ini juga dilengkapi dengan sistem pertahanan udara, sistem rudal anti-kapal, sistem rudal anti-pesawat, serta sistem sonar dan torpedo untuk deteksi dan serangan bawah air.

Selain itu, kapal-kapal ini juga memiliki helipad untuk operasi helikopter.

Kelas Martadinata dimaksudkan sebagai pengganti fregat kelas Ahmad Yani yang sudah tua.

Kapal-kapal ini memiliki kemampuan yang lebih modern dan canggih dalam melaksanakan berbagai misi, termasuk patroli laut, pengawasan perbatasan, perlindungan terhadap ancaman udara dan bawah air, serta dukungan operasi amfibi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved