Sumut Terkini
Bupati Simalungun Bakal Evaluasi Kondisi Jalan Siantar - Seribudolok
Bupati Simalungun, Radapoh Hasiholan Sinaga menyesalkan kecelakaan maut terjadi di Jalan Siantar-Seribodolok
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bupati Simalungun, Radapoh Hasiholan Sinaga menyesalkan kecelakaan maut terjadi di Jalan Siantar-Seribodolok tepatnya di Km 45, Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Rabu (24/1/2024) kemarin.
Bupati pun mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini.
Bupati Radiapoh saat bertemu dengan Ditlantas Polda Sumut di lokasi TKP, mengatakan bahwa pihaknya menerima segala masukkan dari kepolisian untuk mencegah kecelakaan tak terjadi berulang.
Adapun Ditlantas Polda Sumut menguraikan bahwa selain pengaruh pengguna jalan mengalami rem blong, faktor lain penyebab kecelakaan adalah jalan rusak, minim rambu-rambu lalu lintas dan rambu peringatan.
"Tadi sudah disampaikan oleh Ditlantas Polda Sumut bahwa di jalan ini harus banyak lagi pembenahan. Ini memang tempat yang rawan kecelakaan. Ini akan jadi pembelajaran untuk kita," kata Radiapoh.
Radiapoh juga mengultimatum untuk pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Siantar - Seribudolok wajib sudah mempersiapkan kendaraannya supaya harus lebih prima, sehingga bisa dikendalikan dalam keadaan normal.
"Ini jalan panjang. Mulai dari Kabupaten Karo ke Siantar lebih dari 100 km makanya dibutuhkan stamina yang prima," katanya.
"Ini pengalaman yang sangat memilukan ya khususnya keluarga yang ditinggalkan. Ini adalah suatu yang tidak disangka-sangka ini semua. Makanya seluruh masyarakat Simalungun dan orang luar mari kita hati-hati dalam berkendara," pintanya.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun pada Rabu (24/1/2023) siang.
Peristiwa ini pun cukup mengkhawatirkan lantaran truk tronton menabrak sejumlah kendaraan yang terparkir di bahu jalan provinsi tersebut.
Menurut penuturan warga, Edi, truk tronton bermerk Mitsubishi datang dari arah Raya menuju arah Siantar.
Namun tepat di lokasi, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraannya.
"Truk tabrak beberapa kendaraan seperti sepeda motor dan mobil tadi. Truk menabrak kendaraan di depannya dan yang parkir di pinggir jalan. Kebetulan di dekat sini ada pesta," terangnya.
"Ada mobil Toyota Rush tadi yang terhimpit truk. Jadi tadi proses evakuasi masih dilakukan," sambungnya.
Sebanyak 5 orang guru SMK Negeri 1 Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun menjadi korban tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Siantar - Seribudolok, Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Rabu (24/1/2024) siang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, korban guru semula berencana hendak melayat ke salah satu rumah orangtua guru lainnya di Pamatang Raya. Mereka mengendarai tiga unit mobil secara beriringan.
Hanya saja, tepat di Kelurahan Merek Raya, sebuah Tronton yang datang dari arah pusat Pamatang Raya menuju Siantar diduga mengalami rem blong, kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya.
Tronton tersebut menabrak beberapa kendaraan yang terparkir di bahu jalan, dan kendaraan yang ada di depannya.
Nahas di lokasi kejadian sedang berlangsung acara pesta sehingga kondisi jalan cukup ramai.
Salah satu mobil yang ditumpangi guru adalah Terios berwarna merah dengan nomor polisi BK 1391 WZ.
Mobil satu ini mengalami himpitan oleh tronton yang kebetulan membawa muatan besar.
Adapun korban guru dalam peristiwa ini adalah
- Sri Welpeni Purba (meninggal dunia)
- Rosemian Gultom (meninggal dunia)
- Elpine Simanjuntak (meninggal dunia)
- Sri Juni Eva (meninggal dunia)
- Surti Togatorop (meninggal dunia)
Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jonny Sinaga mengatakan bahwa pihaknya telah mengevakuasi beberapa korban ke RSUD Rondohaim Pamatang Raya.
"Terjadi kecelanaan lalu lintas di mana truk dalam keadaan rem blong. Kami telah melakukan evakuasi kendaraan dan korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata Jonny.
Ada beberapa unit kendaraan yang telah ditabrak truk. Dan pihak Sat Lantas Polres Simalungun telah menahan sopir untuk dimintai keterangan.
"Untuk saat ini korban meninggal dunia ada lima. Sudah kita bawa ke rumah sakit. Penyebab kejadian sesuai olah TKP awal bahwa truk blong dan tidak dapat mengendalikan," katanya.
(alj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Simalungun-Radiapoh-Hasiholan-Sinaga-saat-menemui.jpg)