Tribun Wiki

Saffron, 'Emas Merah, Bisa Turunkan berat Badan Hingga Jadi Bahan Parfum Raja

Safron adalah salah satu rempah-rempah yang paling berharga dan paling mahal di dunia. Bermanfaat bagi kesehatan dan jadi bahan parfum

Editor: Array A Argus
halodoc
Ilustrasi bunga saffron 

Namun hanya mengonsumsi saffron saja juga tidak menjamin berat badan akan langsung menurun. Anda tetap perlu menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga.

Perlu diingat juga, bahwa hasil pada setiap orang juga bisa berbeda-beda.

Maka dari itu, sebelum memutuskan mengonsumsi saffron, pastikan untuk konsultasikan lebih dahulu pada dokter ahli.

Bahan Parfum Raja

Saffron sebagai rempah, sudah dikenal sejak zaman dahulu.

Secara visual, saffron tampak seperti benang tipis berwarna oranye atau merah tua dengan panjang 1 hingga 1,5 inci, yang sebenarya adalah kepala putik kering dari bunga Crocus sativus, kerabat bunga iris.

Untuk mendapatkan 1 kilo saffron, kita memerlukan sekitar 200.000 kuntum (setiap bunga berisi tepat 3 kepala putik).

Tidak mengherankan jika safron termasuk rempah-rempah termahal di dunia, di mana 1 kg saffron berharga lebih dari Rp 56 juta.

Jadi jelas bahwa parfum yang menggunakan saffron bukanlah parfum pasaran, melainkan bisa dibilang parfum para raja.

Apalagi saffron hanya menghasilkan sedikit minyak esensial, yang harus disuling dalam atmosfer inert, jika tidak minyak akan mudah teroksidasi karena sangat tidak stabil. 

Dipakai orang Mesir dan Yunani

Saffron memiliki sejarah panjang dalam bidang wewangian.

Orang Mesir dan Yunani kuno sudah menggunakan rempah ini untuk mengharumkan tubuh dan rambut mereka.

Bahkan Cleopatra diceritakan sering mandi menggunakan air rendaman saffron untuk membuatnya wangi.

Selama berabad-abad, saffron semakin dihargai dalam wewangian karena aromanya yang unik dan kelangkaannya.

Saat ini, minyak saffron digunakan dalam banyak parfum berkualitas tinggi, menciptakan aroma hangat dan eksotis yang membangkitkan aroma Timur atau oriental.

Pengolahan safron merupakan langkah penting dalam mencapai kualitas optimal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved