Berita Viral

Nasib Anak Durhaka di Langkat Aniaya Ibu Kandung Sampai Kepala Berdarah, Sebut Capek Ngurusin

beginilah nasib anak durhaka di Langkat yang aniaya ibu kandung sampai kepalanya berdarah membasahi baju karena ngaku capek mengurus

Facebook Fery Kiting
Viral wanita muda di Langkat tega aniaya ibu kandungnya hingga berdarah-darah. Video viral itu dibagikan akun Facebook Fery Kiting. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib wanita di Langkat yang tega aniaya ibu kandung sampai kepalanya berdarah karena capek mengurusi.

Baru-baru ini seorang wanita yang disebut anak durhaka tega menganiaya ibu kandungnya sampai kepala berdarah membasahi bajunya.

Video wanita di Langkat yang menganiaya ibu kandungnya hingga berlumurah darah itupun viral di media sosial.

Saat kejadian, penganiayaan terhadap ibu kandung itu menggegerkan warga hingga tetangga menggelus dada.
Video aksi seorang anak menganiaya ibunya itu beredar viral dibagikan akun Twitter @folkshitt.

Dalam video tersebut memperlihatkan peristiwa kerincuhan dua wanita di sebuah halaman rumah.

Dua wanita tersebut beradu mulut hingga salah satu dari mereka menjambak rambut.

Satu wanita berbaju daster berwarna biru dan satu lagi wanita lebih tua mengenakan baju kuning.

Ternyata kedua wanita tersebut merupakan anak dan ibu kandung

Wanita berdaster biru berambut panjang diketahui seorang anak.

Sementara wanita lebih tua mengenakan baju kuning dan berlumuran darah merupakan ibu kandung dari wanita berdaster biru tersebut.

Beredar viral di media sosial video seorang anak perempuan (baju biru) disebut-sebut menganiaya ibu kandungnya disalahsatu perumahan di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 
Beredar viral di media sosial video seorang anak perempuan (baju biru) disebut-sebut menganiaya ibu kandungnya disalahsatu perumahan di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.  (HO)

Mirisnya saat kejadian ternyata anak diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya tersebut.

Saat kejadian tampak sang ibu mengalami luka di bagian kepala hingga berdarah menodai bajunya.

Beruntungnya, di sana juga terlihat dua pria mencoba melerai penganiayaan tersebut.

Tak hanya terjadi pertengkaran, keduanya juga terlibat cekcok.

Terdengar sang ibu menyebut anaknya itu tak tahu terima kasih.

“Tak terima kasihnya kau diurusin aku,” ucap sang ibu.

Melihat keributan tersebut terdengar warga lain keluar rumah.

Seorang ibu-ibu tetangga sang anak tampak kaget hingga meminta anak tersebut istighfar.

“Santi, istighfar kau, itu mamah mu,” ujar salah seorang tetangga tersebut.

Mendapat pembelaan dari tetangga, terlihat sang ibu beranjak dan meminta tetangganya itu membantu memviralkan kejadian tersebut.

Baca juga: Sebelum Meninggal Terbakar, Dokter Forensik Ungkap Sempurna Pasaribu dan Keluarganya Terhirup Jelaga

Baca juga: CCTV Rekam Kedua Eksekutor Pulang dan Pergi Usai Bakar Rumah Sempurna Pasaribu

“Viralkan kasih tahu di kampung,” ucap sang ibu.

Mendapat komentar dari tetangganya, sang anak menyahut pembicaraan.

Ia menyebut dirinya tak mau mengurusi hidup ibunya tersebut.

Tak hanya itu, ia juga mengaku sudah capek mengurus ibunya tersebut.

Wanita yang diketahui bernama Santi itu juga mengaku selama ini dirinya sudah menanggung hidup ibunya tersebut.

“Saya sudah menanggung hidup dia ya,” ucap sang anak.

Mendenga perkataan seorang anak tersebut, warga itu kaget hingga kembali beristighfar.

“Astaghfirullahal’adzim, astaghfirullahal’adzim, gak boleh kayak gitu,” ucap warga tersebut sembari mengelus dada.

Warga tersebut kembali membela ibu kandung itu bahwa dia adalah orangtuanya yang telah melahirkannya.

“Ini orangtuamu, Santi kasihan loh,” tambah tetangganya.

Lalu, anak yang bernama Santi itu menyebut bahwa dirinya sudah capek mengurus ibunya tersebut.

“Aku udah cukup kak mengurus dia ya,” ucap anak tersebut sembari menunjuk ibunya.

Namun, warga tak habis pikir dan mencoba menenangkan anak yang murka terhadap ibunya tersebut.

Kini, video berdurasi 35 detik aksi anak aniaya ibu kandungnya itu viral dan menyita perhatian warganet.

Baca juga: BEGINI CARA Yunus dan Rudi Bakar Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu hingga Menewaskan 4 Orang

Baca juga: Keluarga Curiga Sempurna Pasaribu Dibunuh Dulu Baru Dibakar, Beberkan Kejanggalan Posisi Mayat

Wanita Aniaya Ibu Kandungnya hingga Berdarah di Langkat, Polisi Sebut Keduanya Sudah Damai

Beredar viral di media sosial video seorang anak perempuan disebut-sebut menganiaya ibu kandungnya di salahsatu perumahan di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Video yang berdurasi 34 detik ini beredar di Facebook yang diunggah oleh akun bernama Fery Kiting.

"Ya Allah, Begitu teganya WANITA MUDA itu aniaya IBU KANDUNG nya hingga berdarah-darah. TKP: Perumahan Azzarah 1 Bambuan, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat," tulis pemilik akun Facebook Fery Kiting.

Informasi yang dihimpun wartawan, persoalan ini pun berlanjut sampai ke pihak yang berwajib.

Pihak keluarga datang ke Polres Langkat untuk membuat laporan

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Dedi Mirza saat dikonfirmasi.

Dedi juga mengatakan jika persoalan antara keduanya sudah berdamai.

"Udah damai mereka di SPKT Polres Langkat," ucap Dedi, Jumat (5/7/2024).

Disinggung disebabkan karena persoalan apa, Dedi tak mengetahuinya.

"Belum ada laporan resmi ke Sat Reskrim. Jadi belum tau karena apa," ucap Dedi.

Sebelumnya diberitakan sebuah video yang menarasikan wanita muda tega aniaya ibu kandung viral di media sosial.

Insiden wanita muda aniaya ibu kandungnya itu terjadi di sebuah perumahan di Kecamatan Stabat, Langkat, Sumatera Utara.

Momen saat wanita muda itu aniaya ibu kandungnya direkam oleh tetangga dan dibagikan di akun Facebook Fery Kiting.

“Ya Allah, Begitu teganya WANITA MUDA itu aniaya IBU KANDUNG nya hingga berdarah-darah. TKP: Perumahan Azzarah 1 Bambuan, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat,” tulis pemilik akun Facebook Fery Kiting.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak wanita muda yang mengenakan daster berwarna biru dengan brutal menjambak seorang ibu yang disebut-sebut sebagai ibu kandungnya.

Meski disaksikan oleh tetangganya, wanita muda itu tak segan-segan menghajar ibunya.

Terlihat beberapa tetangga yang menyaksikan penganiayaan tersebut mencoba melerai aksi wanita muda itu.

Setelah berhasil dilerai, terlihat baju sang ibu penuh dengan cucuran darah diduga akibat luka.

Sang ibu kemudian tampak menjauh dari wanita muda itu, dan meminta agar tetangga memberitahu keluarga di kampung soal indisen tersebut.

“Viralkan, kasih tahu ke kampung,” ucap ibunya ke tetangga.

Sementara itu, beberapa tetangga mencoba meredakan amarah wanita muda itu.

“Istigfar dulu istigfar, nyebut dulu nyebut. Nggak boleh kekgitu, dia orangtuamu loh,” ucap salah satu tetangga.

Tetapi amarah wanita itu tampaknya belum mereda. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah lelah menangung hidup sang ibu.

“Capek kali aku nanggung hidup dia ya,” ucap wanita muda itu.

“Aku sudah cukup ya kak ngurus hidup dia,” sambungnya.

Meski demikian, tetangga yang menyaksikan itu tetap berusaha menenangkan wanita muda itu.

Video penganiayaan ibu kandung tersebut kini beredar luas di media sosial setelah diunggah akun Facebook Fery Kiting.

Kini unggahan itu menuai ragam komentar dan reaksi dari warganet.

"Ya Allah. Tersayat hatiku dengar kata2nya. Aku yg udah gk punya mamak, rasanya ingin diberi 1 kesempatan lagi biar bisa ngurus mamak," tulis Nyla Sofye.

"Ya allah..mendidih darah ku lihat nya. Walaupun aku sering jga membantah gk smpai segitunya jg lah. Gimnapun ibu mau gimna pun ya tetap seorang ibu," tulis Rya Manda Azzhra

"Aduuhhhh kalau aku jadi tetangganya itu gak kusuruh dia istighfar, malah Kumaki diaaa. Kubawak lari emaknya buat berobat. Bukan malah disuruh istighfar org udh kemasukan Jin setan kek gtu!!!!," tulis Maulida Tanjung.

 

(*/Tribun-Medan.com)

Baca juga: Nasibnya Sama dengan Fardhana, Kondisi Adit Mantan Tunangan Ayu Ting Ting Terkuak, Dulu H-4 Batal

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved