Berita Viral

MOTIF Putri Natasya yang Tomboi Nekat Membunuh Kakak Kandungnya Sandra Erni

Putri Natasya nekat membunuh sang kakak karena emosi. Hal itu karena sang kakak disebut mengumbar aibnya.

|
Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
Motif Putri Natasya (25) nekat membunuh kakak kandungnya, Sandra Erni (SA) (30). (Istimewa) 

Teguh mengungkapkan, tersangka membenarkan semua temuan aparat kepolisian itu.

Dia mengatakan, pihaknya tidak melihat ada upaya kesengajaan pelaku membunuh korban.

"Pengakuan tersangka, korban mengumbar kejelekan ibu kandung dan tersangka, dari situ berusaha mengklarifikasi. Penyidik tidak menemukan adanya niat menghilangkan nyawa korban," ucapnya.

Tersangka dijerat menggunakan Pasal 351 ayat 3 dan atau Pasal 359 dan atau Pasal 362. Hal tersebut terkait dengan, penganiayaan mengakibatkan kematian dan atau pencurian.

"Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Ada pasal pencurian karena tersangka membawa handphone korban dan menjualnya, serta hasilnya untuk kepentinganya," tutupnya.

Sandra Erni, Wanita Cantik Tewas Dibunuh Adik Perempuannya di Surabaya
Sandra Erni, Wanita Cantik Tewas Dibunuh Adik Perempuannya di Surabaya (TikTok)

Kronologis penemuan mayat korban

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial SA (30) ditemukan tewas di rumahnya, di perumahan Jalan Darmo Indah Selatan, Surabaya.  

Peristiwa itu berawal saat dua satpam melakukan patroli, di sekitar perumahan Jalan Darmo Indah Selatan, Tandes.

Kedua satpam melihat gerbang rumah korban dalam keadaan terbuka.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk mendatangi bangunan tersebut karena merasa janggal.

"Selanjutnya saksi bersama rekanya masuk ke dalam gerbang untuk memastikan bahwa penghuni rumah baik-baik saja," kata Kepala BPBD Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Rabu (31/7/2024).

Kemudian, kedua saksi mengetahui pintu utama rumah tersebut tidak dalam kondisi terkunci.

Mereka pun menemukan penghuni sudah tergeletak di tangga ketika membukanya.

Selanjutnya, Satpam tersebut langsung melaporkan temuanya itu ke Command Center 112.

Tak lama, petugas gabungan tiba di rumah korban untuk melakukan proses evakuasi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved