Siantar Terkini

Stadion Sang Naualuh Siantar Sudah Seperti Hutan, Dispora akan Turunkan Alat Berat untuk Pembersihan

Stadion Sang Naualuh kebanggaan masyarakat Kota Pematangsiantar bak hutan kota. stadion yang tepat berada di Jalan Stadion, Kelurahan Sukadame, Kecama

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ALIJA
STADION DI SIANTAR - Penampakan Stadion Sang Naualuh Kota Pematangsiantar yang mulai diambil alih oleh alam dengan bertumbuhnya tanaman liar dan menjalar, Selasa (25/2/2025) sore. Kepala Dinas Pemudan dan Olahraga (Dispora) Kota Pematangsiantar, M Hamam Sholeh menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan menurunkan alat berat untuk menghancurkan tanaman-tanaman liar yang menutupi seisi lapangan. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Stadion Sang Naualuh kebanggaan masyarakat Kota Pematangsiantar bak hutan kota.

Pasalnya, stadion yang tepat berada di Jalan Stadion, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara ini mulai kembali diambil alih oleh alam. 

Amatan reporter Tribun-Medan.com, Selasa (25/2/2025), mulai dari tanaman liar di tengah lapangan, hingga tanaman menjalar menutupi sekeliling bangunan. Stadion ini pun makin tak memiliki fungsi seperti ke peruntukannya. 

Kepala Dinas Pemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pematangsiantar, M Hamam Sholeh menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan alat berat untuk menghancurkan tanaman-tanaman liar yang menutupi seisi lapangan. Program ini pun sudah ditampung pada APBD Induk TA 2025.

"Kita cuma punya anggaran pembersihan  kalau anggaran revitalisasi nggak mampu kita. Kita cuma punya anggaran untuk pekerjaan pembersihan dengan menggunakan alat berat senilai Rp 60 juta," kata Sholeh, Selasa (25/2/2025) siang. 

Sholeh menyampaikan bahwa revitalisasi Stadion Sang Naualuh ini bukan perkara gampang. Dibutuhkan dukungan anggaran yang besar untuk memaksimalkan fungsi stadion. Sementara keuangan Pemko Pematangsiantar sangat terbatas. 

Apalagi kata Sholeh, pemerintah dan DPRD Pematangsiantar tentu punya hitung-hitungan matematis apabila ingin membesarkan Stadion Sang Naualuh di tempat yang memiliki akses jalan yang sempit. 

"Kalau misalnya ini (stadion) dibesarkan. Volune Lapangan parkirnya bagaimana? Akses menuju dan keluar stadion bagaimana? Keamanan bagaimana? Apakah ada opsi membangun di tempat lain lebih baik misalnya?" kata Sholeh. 

"Tapi bukan berarti kita akan membiarkan terbengkalai itu Stadion Sang Naualuh," ketus Sholeh.

Tanpa melihat data yang detail, Sholeh menyebut pemerintah sudah beberapa kali berupaya untuk memaksimalkan fungsi stadion. Puluhan miliar sudah digelontorkan namun belum berhasil membangun secara utuh. Parahnya, sekelompok masyarakat sekitar melakukan pencurian batang besi dan seng stadion. 

Adapun stadion saat ini berstatus aset Dinas PUPR Kota Pematangsiantar, bukan Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar. 

"Harusnya itu kan aset kami, cuma pada saat pembangunan itu diserahkan ke Dinas PU. Kondisi sekarang belum diserahkan ke kami," pungkasnya.

Gubernur Edy Rahmayadi Sempat Janji Perbaikan

Jani merevitalisasi Stadion Sang Naualuh Pematangsiantar sempat muncul dari mulut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat bertandang ke Kota Pematangsiantar, Minggu (4/12/2022). Edy menyebut bahwa Pemprov Sumut akan menyalurkan anggaran senilai Rp 50 miliar untuk revitalisasi stadion.

Seiring berjalannya waktu, tak ada tindaklanjut apa-apa pada program revitalisasi stadion. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved