Berita Viral
TAMPANG Sekuriti yang Aniaya Anak Pacarnya, Dibakar hingga Tewas, Ayah Kandung Korban tak Terima
Dalam kasus ini, MA tewas dibunuh HB yang merupakan petugas sekuriti di Bandara Soekarno-Hatta sekaligus pacar ibu korban.
Ahmadi tak pernah membayangkan anaknya meninggal karena dibakar.
"Awal kejadian saya tidak mengetahui. Saya cuma dapat informasi anak saya kecelakaan. Ternyata kecelakaannya itu kebakaran," imbuh Ahmadi.
Langsung mengecek ke rumah sakit, alangkah terkejutnya Ahmadi melihat kondisi jasad MA.
Sebab diduga jasad MA dipenuhi banyak luka bakar.
Baca juga: INDONESIA Satu-satunya di Dunia, Hanya Orang Kaya yang Bisa Mampu Jadi Dokter Spesialis
"Setelah itu saya pun, gimana sih, yang namanya melihat mayat miris begitu saya enggak sanggup, sampai saya tidak sadarkan diri," pungkas Ahmadi.
Tak cuma kondisi jasad dari luar, Ahmadi semakin syok saat mendengar hasil penyelidikan kepolisian.
Yakni menyatakan bahwa MA tewas karena sebelumnya dianiaya oleh pelaku.
"Hasil autopsi sudah dapat hasilnya, saya pun dapat informasi dari pihak kepolisian. Untuk kasus ini itu adalah penganiayaan dulu, pembunuhan, dan lalu untuk menghilangkan jejak si korban dibakar," ucap Ahmadi lemas.
Kian lesu, hati Ahmadi makin hancur tatkala mendengar hasil pemeriksaan tim dokter.
Bahwa di tubuh korban terdapat banyak luka bekas pukulan benda tumpul terutama di kepala.
Baca juga: Lirik Lagu Batak Leleng yang Dipopulerkan The Boys Trio
"Sebelum melakukan autopsi pun kami sempat ngobrol dengan pihak rumah sakit, dijelaskan ada kepala ada luka bekas pukulan benda-benda tumpul, untuk di bagian lain saya tidak sempat melihat," kata Ahmadi.
Ahmadi yang tak menyangka sang putra akan mengalami nasib miris pun mengurai permintaan.
Ahmad minta agar kasus kematian putranya ini mendapat atensi dari Presiden Prabowo.
Baca juga: Lirik Lagu Batak Korban Setia yang Dipopulerkan The Boys Trio
Tak hanya itu, Ahmadi juga ingin agar pelaku pembunuhan sang putra dihukum berat.
"Harapan saya agar pihak kepolisian maupun pimpinan negara kita bapak Presiden Prabowo Subianto bisa membantu untuk menyelesaikan kasus tragis ini. Saya berharap apabila sudah ditangkap pelaku, harus dihukum setimpal dengan yang dia lakukan kepada anak kandung saya sendiri," ucap Ahmadi.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.