Penyedia Jasa Kuda Tunggang Raup Untung Berlipat
Tingginya tingkat kunjungan wisatawan, memberikan berkah bagi penyedia jasa kuda tunggang dan delman,
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Musim libur sekolah yang telah berlangsung selama kurang lebih dua peka terakhir, menjadi berkah tersendiri bagi penyedia jasa kuda tunggang di kawasan wisata Berastagi, Kabupaten Karo.
Selama musim libur ini, terpantau jumlah wisatawan yang berlibur ke Berastagi cukup meningkat. Bahkan, Berastagi selalu ramai tak hanya saat akhir pekan saja.
Di hari biasa seperti Kamis (10/7/2025) tampak sejumlah wisatawan dari berbagai daerah ramai berkunjung ke Berastagi, salah satunya Pasar Buah yang terletak di Jalan Gundaling, Berastagi.
Tingginya tingkat kunjungan wisatawan, memberikan berkah bagi penyedia jasa kuda tunggang dan delman, seperti yang diungkapkan Andi Surbakti. Pria yang sehari-hari menjajakan delman di kawasan Pasar Buah Berastagi ini mengaku, selama kurang lebih dua pekan ini penghasilannya cukup meningkat.
Baca juga: Warga Berastagi Keluhkan Sampah Berserakan di Sejumlah TPS Liar
"Mulai pertama libur sekolah itu sudah ramai lah di Berastagi. Alhamdulillah yang naik pun ramai yang naik kuda sama delman di sini, bisa lah bawa delapan sampai 10 trip satu hari," ujar Andi.
Selama musim libur sekolah ini, Andi mengaku jika melihat banyaknya wisatawan yang datang didominasi oleh wisatawan lokal. Mulai dari seputar Kota Medan, Binjai, Deliserdang, hingga Kota Pematangsiantar.
"Banyakan dari wisatawan lokal lah bang, paling banyak itu dari Medan," ucapnya.
Di tempat serupa, penyedia jasa kuda tunggang Dandi Ginting juga turut mengungkapkan hal serupa tentang berkah di musim libur ini. Jika dibandingkan hari biasa, ia hanya bisa membawa penumpang dua hingga lima orang, momen liburan ini ia bisa membawa penumpang dua kali lebih banyak.
"Jadi bukan cuma yang datang aja yang ramai Bang, tapi yang naik juga banyak juga. Kalau kita tengok meningkat lah Bang, mungkin ada 50 persen," ujar Dandi.
Banyaknya wisatawan yang menyewa jasa kuda tunggangnya, berpengaruh dengan pendapatannya dan penyedia jasa lainnya. Saat ini, ia bisa membawa uang sekitar 500 ribu rupiah setiap harinya.
"Bisa lah bawa 500 ribu satu hari Bang kalau seperti ini, itu bagi dua sama toke. Tapi kalau ada rezeki lebih, bisa lah bawa pulang lebih kita," katanya.
Selain wisatawan lokal, ia mengaku sempat membawa tamu wisatawan mancanegara. Dari beberapa negara luar yang berkunjung, ia mengaku paling sering membawa tamu dari Malaysia.
"Kalau dari luar negeri, paling dari Malaysia lah Bang. Itupun mereka maunya pas sepi, kalau pas ramai enggak mau itu," ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, bisa meraup untung berlipat dan puncaknya diperkirakan pada Minggu (13/7) mendatang.
Wiro Sableng Bunuh Pedagang Pajak Buah Berastagi Niat Rampok Korban, Awalnya Ingin Bobol Kios |
![]() |
---|
Wiro Sableng Ngaku Nekat Rampok Pedagang di Pajak Buah Berastagi, Butuh Uang untuk Lahiran Istri |
![]() |
---|
Terungkap Wiro Sableng Bunuh Pedagang Pajak Buah Berastagi, Awalnya Ingin Bobol Kios |
![]() |
---|
Tampang Pembunuh Lina boru Simanjuntak, Berikut Motif dan Identitasnya |
![]() |
---|
Polsek Berastagi Masih Lakukan Pengembangan Kasus Kematian Pedagang Pasar Buah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.