Sebuah Kentang Seribu Rupiah dan Kejutan Kembalian dari Tuhan

Dalam setiap langkahnya, Jestham terus membuktikan bahwa berbagi kebahagiaan

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Sumber: tiktok/@jesicathamrin 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam setiap langkahnya, Jestham terus membuktikan bahwa berbagi kebahagiaan bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan penuh makna. Setelah sebelumnya sukses dengan misi berjualan beras, telur, dan minyak goreng seharga seribu rupiah, kali ini giliran kentang yang menjadi media utamanya untuk menyebarkan senyuman. Dengan target para pejuang hari-hari seperti driver ojol dan tukang parkir, Jestham kembali menghadirkan momen-momen hangat yang menyentuh hati.(01/08/25) 

 

Misi kebaikan Jestham hari itu dimulai dengan mendatangi seorang bapak-bapak. Dengan keramahan khasnya, Ia menawarkan sekantong kentang dengan harga yang sangat tidak biasa, hanya seribu rupiah. Sang bapak, yang terlihat tertarik dengan tawaran itu, langsung menyetujui dan mengulurkan selembar uang lima ribu rupiah. Melihat itu, Jestham berpura-pura akan mengambil uang kembalian. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Sebuah Kentang Seribu Rupiah dan Kejutan Kembalian dari Tuhan
Indahnya Berbagi, Tebarkan Kebahagiaan

Saat kembali, Jestham tidak hanya menyerahkan kentangnya, tetapi juga memberikan sejumlah uang tambahan yang justru lebih banyak dari yang dibayarkan sang bapak. Aksi ini seketika mengubah dinamika transaksi biasa menjadi momen pemberian rezeki yang tak terduga. Ucapan terima kasih dan doa pun mengalir dari sang bapak, disambut dengan senyum dan harapan baik oleh Jestham. Tindakannya ini membuktikan bahwa "kembalian" sejati yang Ia maksud adalah berkat dan rezeki dari Tuhan yang Ia salurkan langsung kepada mereka yang berjuang di hari itu.

 

Aksi Jestham ini bukan sekadar jual-beli biasa. Ini adalah sebuah misi sosial untuk menebar kehangatan dan mengingatkan kita semua bahwa di balik kesibukan dan perjuangan ekonomi, kita tetap terhubung sebagai manusia yang saling membutuhkan. "Kita semua manusia dengan segala rasa cintai," dan "Kita semua sama," adalah prinsip yang dipegangnya. Setiap kentang yang terjual adalah medium untuk menyampaikan bahwa setiap orang layak mendapatkan perhatian dan kebaikan.

 

Dari setiap tawa, keheranan, dan ucapan terima kasih yang diterima, Jestham telah berhasil menanamkan benih optimisme. Misi jualan kentang seribu ini sekali lagi membuktikan bahwa nilai sebuah pemberian tidak diukur dari harga nominalnya, tetapi dari ketulusan dan keikhlasan di baliknya. Kembalian yang sesungguhnya bukanlah uang, tetapi doa, harapan, dan kebahagiaan yang nilainya tak terhitung.

 

Pada akhirnya, perjalanan Jestham berjualan kentang adalah sebuah refleksi indah tentang kemanusiaan. Dalam kesederhanaan dan kelugasannya, Ia mengajak kita untuk melihat bahwa berbagi rezeki dan senyuman adalah bahasa universal yang bisa dipahami semua kalangan. Semoga aksi-aksi seperti ini terus menginspirasi banyak orang untuk menebar kebaikan dalam cara mereka sendiri.(*)


Referensi
https://www.tiktok.com/@jesicathamrin/video/7533802602929343762

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved