Jestham Traktir: Seru-Seruan Belanja, Berakhir Jadi Momen Penuh Haru
Jessica Thamrin, atau yang akrab disapa Jestham, kembali menghadirkan konten berbagi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jessica Thamrin, atau yang akrab disapa Jestham, kembali menghadirkan konten berbagi yang menghangatkan hati. Lewat channelnya, Jestham Traktir, Ia mengajak penonton untuk menyaksikan sebuah challenge seru yang penuh kejutan. Kali ini, Ia memesan layanan ojek online dan menantang sang Abang driver untuk berbelanja kebutuhan pokok di minimarket dalam waktu hanya 1 menit.(07/08/25)
Challenge pun segera dimulai. Dengan perasaan grogi namun penuh semangat, Abang ojol berlari masuk ke dalam minimarket. Dalam hitungan detik yang menegangkan, Ia berusaha mengingat dan mengumpulkan puluhan barang yang diminta, mulai dari 4 paket beras, 4 gula, 4 sabun cuci piring, 4 pembersih lantai, 20 bungkus mie instan, hingga 40 butir telur. Teriakan “cepat, Bang!” menjadi latar suara yang menggambarkan intensitas momen tersebut. Meski gagal mengumpulkan semua item tepat waktu, perjuangannya tetap diapresiasi.
Usai challenge, Jestham mengajak sang Abang untuk berbincang. Obrolan ringan itu justru berhasil mengungkap cerita hidup yang sangat menyentuh. Ternyata, sang Abang adalah seorang anak rantau dari Nias yang sudah 10 tahun merantau dan bekerja di Medan. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Ia memikul tanggung jawab yang sangat berat untuk menafkahi keluarganya.
Dengan air mata yang mulai berkaca-kaca, Ia bercerita bahwa sang ayah telah meninggal. Seluruh beban hidup, termasuk biaya kontrakan dan kebutuhan ibu serta adiknya, kini Ia tanggung sendirian. Motivasi terbesarnya adalah untuk bisa menjadi orang yang berguna dan tidak gagal dalam memikul tanggung jawab besar ini. Hal yang paling disyukurinya adalah kesehatan keluarga, karena itulah modal utamanya untuk terus berjuang.
Suasana semakin haru ketika Ia menyampaikan kerinduannya pada sang ayah. “Kalau Bapak masih ada, palinglah saya enggak seperti sekarang ini... mungkin setidaknya mereka selalu memberikan suatu motivasi,” ujarnya dengan suara bergetar, menggambarkan betapa Ia merindukan sosok yang dapat membimbing dan menopangnya.
Mendengar cerita penuh perjuangan itu, Jestham tidak hanya memberikan ongkos orderan yang telah dilipatgandakan, tetapi juga memberikan sejumlah uang tambahan yang lebih sebagai bentuk dukungan dan semangat. Rezeki yang tak terduga itu langsung membuat sang Abang terharu. Ia pun bercerita bahwa sebelumnya Ia sedang kebingungan memikirkan kekurangan biaya untuk kontrakan. Kehadiran dan bantuan dari Jestham Ia yakini sebagai jawaban dari doa dan kiriman rezeki yang tepat waktu.
Kisah ini adalah pengingat yang powerful bahwa di balik setiap senyuman dan kerja keras orang yang kita temui, bisa saja tersimpan perjuangan hidup yang sangat berat. Aksi baik Jestham mengajarkan kita untuk selalu berempati dan percaya bahwa selalu ada harapan serta jalan rezeki yang tak terduga bagi orang-orang yang pantang menyerah dan berbakti kepada keluarga.(*)
| Jestham Berbagi Kejutan: Beras Rp1.200 yang Bikin Melek Mata |
|
|---|
| Jestham Traktir: Rezeki Tak Terduga untuk Abang Ojol yang Ingin Membahagiakan Ibunda |
|
|---|
| Pertemuan Takdir di Pinggir Jalan: Rezeki Tak Terduga untuk Sang Ibu Penjual Kerupuk |
|
|---|
| Kejutan Ulang Tahun Bikin Sus Nangis! Ada Surat Rahasia & Angpao Spesial |
|
|---|
| Bukan Sekadar Jualan: Telur Rp1.000 & Reaksi yang Menggetarkan Hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Berjuang-di-Perantauan-Demi-Keluarga.jpg)