SMeCK Hooligan Yakin PSMS Mampu Juara Liga 2 Musim 2026

Kelompok suporter PSMS Medan, SMeCK Hooligan, menaruh optimisme tinggi terhadap peluang Ayam Kinantan pada kompetisi Liga 2.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
OPTIMISTIS - SMeCK Hooligan mengibarkan koreografi manusia kekar berkepala ayam di pertandingan pembuka Pegadaian Championship musim 2025/2026 pada Jumat (12/9). SMeCK Hooligan optimistis PSMS Medan mampu meraih tiket promosi ke Liga 1, tetapi juga berpeluang besar keluar sebagai juara Liga 2. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok suporter PSMS Medan, SMeCK Hooligan, menaruh optimisme tinggi terhadap peluang Ayam Kinantan pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Mereka yakin tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu tidak hanya mampu meraih tiket promosi ke Liga 1, tetapi juga berpeluang besar keluar sebagai juara Liga 2.

Optimisme tersebut disampaikan Ketua SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir, setelah melihat keseriusan manajemen PSMS Medan dalam mempersiapkan tim menyongsong musim baru.

Menurut Lawren, langkah cepat yang dilakukan manajemen dalam menyusun struktur tim menjadi sinyal kuat bahwa PSMS memiliki target besar pada musim depan.

"Untuk gerak cepat yang dilakukan manajemen ini, memang mereka betul-betul serius untuk naik ke Liga 1 bahkan juara Liga 2. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh manajemen, terutama kepada Presiden PSMS Fendi Jonathan dan juga COO Samuel Nababan," ujar Lawren kepada Tribun Medan.

Sejauh ini, PSMS Medan memang telah menunjukkan keseriusannya dengan mulai membentuk kerangka tim untuk menghadapi turnamen Piala Presiden 2026 serta kompetisi Liga 2 2026/2027.

Manajemen terlebih dahulu merampungkan susunan pelatih dan menunjuk direktur teknik yang akan bertanggung jawab terhadap arah pengembangan sepak bola di tubuh Ayam Kinantan.

Jabatan Direktur Teknik dipercayakan kepada Ramon Tribulietx. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi PSMS Medan, @official_psmsmedan, pada Minggu (7/6).

Kehadiran Ramon diharapkan dapat memperkuat fondasi sepak bola PSMS Medan, tidak hanya dalam aspek teknis tim utama, tetapi juga dalam pembinaan jangka panjang serta pengembangan pemain muda. Bagi SMeCK Hooligan, penunjukan Ramon menjadi langkah bersejarah bagi klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

"Kita juga sangat senang dan luar biasa mendengar informasi bahwa PSMS Medan menggunakan direktur teknik asing. Semoga ada hasilnya. Ini juga pertama kalinya kita menggunakan direktur teknik, apalagi dari luar negeri," kata Lawren.

Baca juga: FPTI Medan Kecewa Pemko Kutip Retribusi Wall Climbing Kebun Bunga, Khawatir Minat Atlet Menurun

Selain menunjuk direktur teknik, PSMS Medan juga telah menetapkan jajaran pelatih untuk musim depan. Posisi pelatih kepala akan diisi Eko Purdjianto.

Mantan pelatih Persis Solo tersebut akan didampingi Legimin Rahardjo sebagai asisten pelatih. Sementara Sahari Gultom dipercaya sebagai pelatih kiper, Yayan Setiawan sebagai analis tim, dan Asep Ardiansyah bertugas sebagai pelatih fisik.

Tak hanya membentuk tim pelatih, manajemen PSMS juga mulai mempertahankan sejumlah pemain yang dinilai memiliki kontribusi penting pada musim sebelumnya.

Hingga saat ini, tiga pemain telah dipastikan bertahan, yakni M Farhan Rahman, Dani Saputra, dan Abdul Zaki Alim. Ketiganya merupakan pemain muda yang mendapatkan menit bermain cukup signifikan sepanjang kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved