Wujud Transformasi, Universitas Katolik Santo Thomas Hadirkan Pusat Kajian Sustainability

Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Medan melakukan Soft Opening Pusat Kajian Sustainability.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
PUSAT KAJIAN - Wakil Ketua Yayasan Santo Thomas, Lasro Simbolon (kiri) dan Rektor Unika Santo Thomas Medan, Maidin Gultom (kanan) memberikan ulos dan cenderamata kepada Guru Besar Unpad Bandung, Tualar Simarmata dalam Soft Opening Pusat Kajian Sustainability di Ruang Rapat Rektorat Unika Santo Thomas, Senin (25/5/2026). 

“Saya menyakini bahwa karya ilmiah berkualitas tidak hanya lahir dari kecerdasan inteletual, tetapi juga dari ketekunan, integritas, dan keberanian untuk terus belajar,” kata Maidin. 

Unika Santo Thomas, kata Maidin, meemiliki komitmen untuk terus bertumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdampak. Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui budaya penelitian dan publikasi yang semakin kuat. “Karena itu, saya berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi penulisan artikel ilmiah, pemilihan jurnal bereputasi, penguatan metodologi penelitian, dan etika publikasi akademik. 

“Kepada seluruh peserta, asaya mengajak agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta membangun kolaborasi akademik yang produktif. Jadikan kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi kemajuan institusi maupun masyarakat luas,” katanya. 

Kegiatan ini menghadirkan pembicara yakni: guru besar Unpad Bandung, Tualar Simarmata yang juga menjabat Ketua Dewan Pakar DPP Parna Indonesia, Debora Ambarita, dan Diyah Utama. Tualar membawakan materi terkait teknik menulis artikel ilmiah berkelanjutan, Debora membawakan materi penggunaan Bibliometric dan Systematic Literature Review (B-SLR) dan penulisan artikel ilmiah, dan Diya membawakan materi mempersiapkan pengiriman artikel ilmiah ke jurnal bereputasi. 

Lasro Simbolon menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu kolaborasi dan pengabdian masyarakat antara Unika Santo Thomas dan DPP Parna Indonesia dalam mendukung keberlanjutan budaya riset di kalangan akademisi. “Para peserta dalam kegiatan ini sudah memiliki draft artikel ilmiah untuk dikirimkan ke jurnal bereputasi. Dari beberapa draft tersebut, pihaknya yakin terdapat tema tema-tema terkait sustainability atau diorientasikan ke sustainability yang bisa menjadi gagasan awal dalam melakukan kerja-kerja kolaboratif bersama pemerintah daerah di Sumatera Utara,” kata Lasro. (top/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved