Sumut Terkini

Harga Pakan Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Harga Ayam di Sumut Malah Turun

Meski keuntungan menipis, ia tetap memilih menjual dengan margin kecil agar perputaran usaha tetap berjalan.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
HARGA AYAM- Aktivitas jual beli ayam potong di salah satu pasar tradisional di Kota Medan. Harga ayam yang kini Rp26-30 ribu per kilogram membuat pedagang dan pembeli sama-sama terdampak, terutama pelaku usaha kecil. 

“Karena sebagian kebutuhan pangan itu komposisi harganya juga dipengaruhi oleh pelemahan rupiah. Seperti bungkil kedelai yang diimpor. Belum lagi GPS (grand parent stock), tepung ikan, plastik hingga obat-obatan atau vitamin,” katanya.

Selain itu, pelemahan rupiah juga memberikan dampak tidak langsung terhadap sektor peternakan melalui kenaikan biaya di sektor pertanian.

Menurut Gunawan, tekanan nilai tukar dapat ditransmisikan ke harga pupuk yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga jagung sebagai salah satu bahan utama pakan ternak.

Saat ini harga ayam hidup di tingkat peternak berada di kisaran Rp17 ribu per kilogram di wilayah Aceh dan sekitar Rp19 ribu per kilogram di Sumatera Utara.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, peternak bermodal kecil berpotensi kesulitan bertahan karena margin keuntungan semakin tertekan.

“Pemerintah harus fokus pada pembenahan daya beli masyarakat untuk menjaga agar harga ayam potong tidak memberatkan peternak. Sangat miris jika ada ibu rumah tangga yang sengaja mengurangi pembelian daging ayam karena uangnya disisihkan untuk memenuhi kebutuhan tahun ajaran baru,” ujarnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved