Sat Brimob Polda Sumut

Brimob Sumut Setia di Batang Toru: Bangun Huntara, Perbaiki Masjid, Salurkan 290 Sak Beras

Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama warga membangun hunian sementara di Desa Garoga

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama warga membangun hunian sementara di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Selasa (10/2/2026). Selain membantu pembangunan huntara dan pemasangan kanopi Masjid Al Abror, Brimob juga menyalurkan 290 sak beras kepada warga terdampak bencana sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan. 

TRIBUN-MEDAN.C.OM, TAPSEL-Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara tak hanya berseragam dan bersenjata. Di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (10/2/2026), mereka terlihat memanggul papan, memegang cangkul, hingga mengangkat karung beras. Di wilayah yang masih berbenah pascabencana itu, Brimob hadir bukan dalam operasi penindakan, melainkan operasi kemanusiaan.

Sejak pagi, personel Kompi 1 Penugasan diterjunkan ke sejumlah titik terdampak. Di Desa Garoga, mereka membantu pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya rusak. Tak sekadar mendirikan rangka bangunan, personel juga membersihkan sumur yang akan menjadi sumber air bagi penghuni huntara. Sumur itu sebelumnya tertimbun lumpur dan material sisa bencana.

“Air bersih adalah kebutuhan mendesak. Karena itu, sumur harus segera difungsikan,” kata Danki 1 Penugasan Batalyon C, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., di sela kegiatan.

Dari Garoga, personel bergerak ke Desa Simatuhir. Di sana, mereka bergotong royong memasang kanopi Masjid Al Abror. Kanopi itu dibutuhkan agar warga tetap dapat beribadah dengan nyaman, terutama saat hujan atau terik menyengat. Menjelang sore, pemasangan rampung.

Kegiatan sosial itu berlanjut ke Desa Aek Ngadol. Sebanyak 290 sak beras disalurkan kepada warga. Distribusi dilakukan secara tertib dengan pengawasan personel Brimob untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Di tengah kondisi ekonomi warga yang belum sepenuhnya pulih, bantuan pangan menjadi penopang penting.

Antanius mengatakan kehadiran Brimob di Batang Toru merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana. “Kami tidak hanya menjaga keamanan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa bangkit dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ujarnya.

Seorang warga Desa Simatuhir mengaku terbantu dengan keterlibatan aparat. Menurut dia, kehadiran Brimob bukan sekadar simbol negara, tetapi tenaga nyata di lapangan. “Mereka bekerja bersama kami, tidak berjarak,” katanya.

Hingga akhir kegiatan, pembangunan huntara dan pembersihan sumur di Desa Garoga masih berproses dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Sementara itu, kanopi Masjid Al Abror telah selesai terpasang dan bantuan beras telah diterima warga.

Di Batang Toru, seragam loreng hari itu tak hanya identik dengan ketertiban, tetapi juga solidaritas. Di antara puing dan lumpur, aparat dan warga bekerja berdampingan memulihkan bukan hanya bangunan, melainkan juga harapan.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved