Berita Labuhanbatu Utara
Bertahun-tahun Rusak tanpa Perhatian Pemkab, Warga Labura Swadaya Perbaiki Jembatan Pagaran
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Gonting Saga dengan Desa Simangalam tersebut dikhawatirkan akan segera putus jika tidak diperbaiki.
Penulis: Ali Yasil Sagala | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU UTARA - Jembatan Pagaran yang terletak di Lingkungan Tanah Tinggi, Kelurahan Gonting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), mengalami kerusakan parah dan sudah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Gonting Saga dengan Desa Simangalam tersebut dikhawatirkan akan segera putus jika tidak diperbaiki.
"Sudah sekitar lima tahunan tidak ada perhatian Pemkab sama jembatan kami ini," jelas Andro Panjaitan, warga setempat pada Tribun Medan, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Andro, jembatan yang dibangun 22 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2003, ini merupakan penghubung vital antar dua desa.
Berdasarkan pantauan Tribun Medan di lokasi, kondisi jembatan sangat mengkhawatirkan.
Besi penyangga dan lantai jembatan yang terbuat dari besi sudah banyak yang keropos dimakan karat.
Bahkan, lantai jembatan sudah banyak yang tampak menganga, yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Perbaikan Swadaya oleh Masyarakat
Melihat kondisi jembatan yang membahayakan, Makmur Pasaribu bersama warga Tanah Tinggi lainnya berinisiatif memperbaiki jembatan tersebut secara swadaya.
Mereka menambal besi-besi yang sudah keropos dengan mendatangkan tukang las.
"Swadaya masyarakat lah sampai dengan saat ini yang bisa kita andalkan untuk jembatan tua ini," jelas Makmur.
Darmi Harahap, seorang tukang las amatir, ikut membantu perbaikan.
Ia hanya bisa meluangkan waktunya di sore hari setelah selesai bekerja di salah satu bengkel las di Gonting Saga.
"Setelah pulang dari bengkel las, saya baru membantu memperbaiki, menambal beberapa besi yang sudah tampak keropos," jelasnya.
Darmi mengaku ikhlas tidak menerima upah atas perbaikan tersebut.
Ia membantu demi kepentingan banyak warga agar aktivitas tidak terkendala.
Warga Tanah Tinggi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara agar segera membantu perbaikan Jembatan Pagaran, mengingat jembatan ini merupakan akses utama warga untuk mengeluarkan hasil pertanian dan jalur utama bagi aktivitas anak sekolah.
(cr9/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jembatan-Pagaran-Rusak-parah-dan-tidak-ada-perhatian-pemkab-Labura_.jpg)