Sumut Terkini
Pemerintah Kembalikan Potongan TKD ke Pemko Siantar Sebesar Rp 190 Miliar Secara Bertahap
Pengembalian TKD ini akan memulihkan keuangan pemerintah kota lantaran sempat melakukan efisiensi ketat dalam APBD TA 2026 ini.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Pemerintah Pusat lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengembalikan Dana Transfer Pusat Ke Daerah (TKD) sebesar Rp 190 miliar ke Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Pengembalian TKD ini akan memulihkan keuangan pemerintah kota lantaran sempat melakukan efisiensi ketat dalam APBD TA 2026 ini.
Plt Kepala BPKPD Kota Pematangsiantar, Alwi Andrian Lumbangaol menyampaikan bahwa TKD dicairkan secara bertahap oleh pemerintah pusat.
Pengembalian dana ini tentunya akan dibelanjakan sesuai aturan Permendagri. Pengembalian TKD sendiri dilakukan mulai dari Februari, Maret hingga April 2026 ini.
“Total Rp 190 miliar. Tahap pertama sudah ditransfer dan yang kedua belum fix kapan ditransfer ke RKUD,” kata Alwi Andrian Lumbangaol, Minggu (5/4/2026).
Dengan dikembalikannya TKD ke Pemko Pematangsiantar, ujar Alwi, tentunya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan kembali melakukan penyesuaian pagu anggaran.
Namun kata, Alwi, tak semua OPD melakukan singkronisasi. Pengembalian hanya diberikan ke sebagian dinas saja.
“Kita akan menyusun program kegiatannya sesuai dengan program-program yang diarahkan Kemendagri saja. Khususnya untuk penanganan bencana dan pemulihan bencana dan lain sebagainya. Ada permendagrinya itu, Bang,” kata Alwi.
Sebagaimana diketahui, Kemendagri mengembalikan potongan TKD untuk tiga provinsi yang terimbas bencana banjir bandang yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Untuk Sumatera Utara, TKD dikembalikan sebesar Rp6,3 triliun (untuk provinsi & 33 kabupaten/kota).
Pengembalian ini merupakan respon atas kebutuhan mendesak daerah pascabencana, memastikan pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup dan mempertahankan kapasitas fiskal keuangan daerah.
Untuk di Kota Pematangsiantar, pemotongan TKD sempat berdampak pada menurunnya kemampuan belanja infrastruktur dan jasa daerah.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| BNI Angkat Bicara Terkait Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar |
|
|---|
| Diikuti 1.000 ASN, BPSDM Sumut Gelar Webinar Bahaya Vape, Dipandu Moderator Dr Aryanto Tinambunan |
|
|---|
| Dibungkus Karung Seolah Durian, Polresta Deli Serdang Gagalkan Pengiriman 50 Kg Sabu di Pintu Tol |
|
|---|
| 2 Tahun Racuni Pekerja Kebun Pakai Narkoba Dagangannya, Bandar Sabu di Siantar Diringkus Polisi |
|
|---|
| Pedagang di Pasar Bahagia Tanjungbalai Direlokasi, Puluhan Pedagang di Pindah ke Gedung Eks Damkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Balai-Kota-Pematangsiantar-Pemerintah-Kota.jpg)