Sumut Terkini

Pj Sekda Sumut Sebut BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027

proyek BRT Mebidang ini merupakan proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu ditargetkan akan rampung 2027 mendatang.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
Aktivitas bus listrik pada minggu (24/5) di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut Sulaiman Harahap mengatakan, pembangunan Bus Rapid Transit Medan Binjain Deliserdang (BRT Mebidang) masih dalam proses pembangunan. 

Dijelaskannya, proyek BRT Mebidang ini merupakan proyek strategis nasional (PSN).

Untuk itu ditargetkan akan rampung 2027 mendatang.

Dikatakanya, pihaknya sudah membahas dengan Kementerian Perhubungan mencakup pembangunan fisik, kelembagaan, regulasi, hingga skema pembiayaan guna mendukung operasional transportasi publik modern di kawasan Mebidang.

“Pemprov Sumut sangat mendukung proyek BRT Mebidang yang merupakan proyek strategis nasional. Program ini untuk mewujudkan transportasi publik perkotaan yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan dan ditargetkan rampung 2027 mendatang” ujar Sulaiman.

Dijelaskannya, pada gahap awal operasional, BRT akan melayani 12 koridor. Sebanyak 10 koridor berada di wilayah Kota Medan.
 
"Sedangkan dua koridor lainnya melayani kawasan Mebidang dan dikelola oleh Pemprov Sumut bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan," ucapnya.

Lanjutnya, Dua koridor yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Sumut meliputi rute Binjai–Medan–Carrefour serta Lubukpakam–Amplas–Simpang Pelangi. 

"Terkait kelembagaan,  pada tahap awal pengelolaan PSN BRT Mebidang akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perhubungan Sumut," tuturnya.

Selain itu, kata Sulaiman, Pemprov Sumut juga memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), yang berpotensi mendukung pengembangan program tersebut.

Sementara itu, Advisor Ditjen Perhubungan Darat untuk Mastrans, Danang Parikesit menyampaikan, proyek Sistem Transportasi Massal Perkotaan (Mastran Project) yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deliserdang telah berjalan dari sisi pembangunan fisik, seperti halte dan jalur koridor.

"Namun ini masih diperlukan pembahasan lebih lanjut terkait aspek kelembagaan, regulasi, dan pembiayaan," ucapnya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved