Modifikasi

Modifikasi ala Stance Bikin Bogel Harahap Kian Asyik Berkendara.

Namun kini agar menambah kesan ala VIP Style, ia menggunakan warna biru candy pada seluruh bodi mobilnya.

Tayang:
Tribun Medan/ Nikson Sihombing
Thara Dytha (model) berpose di samping mobil Nissan Grand Livina keluaran tahun 2008 milik Bogel Harahap, yang sudah dimodifikasi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bogel Harahap ialah satu dari 80 anggota klub mobil Hasta La Vista. Klub ini berasal dari Medan. Sebelumnya pria yang akrab disapa Bogel ini sudah suka otomotif sejak tahun 2002 dan hingga sekarang tetap menggandrungi semua hal yang berkaitan dengan otomotif.

Kini ia memodifikasi mobil Nissan Grand Livina dengan konsep Stance ala VIP Style. Konsep Stance ditandai dengan perubahan posisi pada ban mobil. Ban dimiringkan sehingga bagian atas ban merapat ke dalam bodi mobil.

"Di ass roda belakang ada empat baut sebagai dudukan tromol. Lalu dua bautnya yang bagian bawah aku tambahkan ring seperti cincin. Jadi itu yang buat bannya jadi miring. Selain itu aku juga memotong per agar semakin ceper," katanya saat diwawancarai di rumahanya kompel perumahan Bumi Asri, Rabu (20/4/2016)

Pria kelahiran Medan, 30 September 1996 ini mengatakan lebih senang berkendara dengan posisi ban mobil seperti itu. Karena secara otomotis harus pelan dan hati. Hal itu lah yang membuatnya menjadi terasa asyik berkendara.

Mobil keluaran tahun 2008 itu sebelumnya menggunakan warna silver dengan ciri khas karat pada bagain kap mobil. Namun kini agar menambah kesan ala VIP Style, ia menggunakan warna biru candy pada seluruh bodi mobilnya.

"Warna biru candy ya seolah warna biru permen. Aku pilih warna biru agar lebih mencolok jika dilihat. Selain itu, aku juga memang suka warna biru. Aku sangat merasa nyaman berkeliling kita Medan dengan warna biru apalagi dengan konsep Stance," katanya pemilik mobil Nissan Livina keluran tahun 2008 ini.

Putra dari Doharma Lisana ini, menjelaskan warna biru pada mobilnya itu butuh waktu pengerjaan selama dua minggu. Dua minggu itu sudah termasuk menyatukan warna cat, menyemprotkannya pada bodi hingga pengeringan.

Menurutnya, catnya itu asli dibuat atau dioplos langsung di Medan. Jadi tidak perlu harus pesan dari Jakarta apalagi dari luar negeri. Karena hasil cat buatan anak Medan juga sangat bagus dan tidak kalah dengan hasil cat buatan modifikator dari Pulau Jawa.

"Aku sih buatnya di bengkel Auto Pilot. Biaya catnya saja butuh dana Rp 12 juta. Tapi aku sangat puas dengan hasilnya ," katanya.

Meski sekilas mobil milik Bogel tampak seperti mobil pada umumnya. Namun jika gas dipijak maka mobil akan jelas berbeda. Hal terutama yang terdengar ialah suara yang menggaung.

Hal itu disebabkan oleh knalpot yang ia gunakan ialah knalpot racing. Suara yang menggelegar itu keluar dari knalpot Fujitsubo.

"Untuk menambah kesan garang aku mengganti knalpot Fujitsubo. Ciri khasnya ialah jika dibawa kencang maka suaranya juga akan kencang sedangkan jika lambat ya suaranya sedan aja ," katanya.

Ia mengatakan knalpot tersebut ia beli langsung di Medan. Saat itu, knalpot itu ia beli baru. Ia sudah memakainya selama tiga tahun dan hingga kini masih dalam kondisi prima.

(nik/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved