Ngopi Sore

Apa Sebab Anies Baswedan Dicopot

Dari istana, Anies disebut diganti karena dinilai kurang cepat dalam melakukan gebrakan di bidang pendidikan. Penjelasan yang sama sekali tidak terang

Tayang:
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
ANIES Baswedan pada hari terakhir menjabat menteri di ruang kerjanya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (27/7/2016). Posisi Anies Baswedan akan diisi mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Muhadjir Effendy. 

Padahal ihwal dari kasus ini adalah protes Saut atas masuknya nama Denny JA, seorang yang lebih dikenal sebagai pengamat politik dan pemilik lembaga survei, ke dalam buku berjudul "33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh". Namanya disandingkan dengan Amir Hamzah, Chairil Anwar dan WS Rendra, dan menyingkirkan banyak nama lain yang sesungguhnya teramat pantas masuk, seperti Seno Gumira Ajidarma, Sitor Situmorang, atau Wiji Tukul.

Menurut Saut, pencantuman Denny JA merupakan upaya pemanipulasian sejarah sastra nasional dan ini berbahaya bagi generasi muda Indonesia. Dan sepanjang pengetahuan saya, Anies Baswedan tidak pernah sekalipun menunjukkan reaksi yang berarti.

Apakah ini yang jadi sebab? Mungkin tidak. Jokowi, saya kira, tidak akan sampai memecat seorang menteri hanya gara-gara seorang penyair masuk bui. Lalu apa? Apakah jangan-jangan pencopotannya adalah langkah politis belaka? Bahwa memang mesti ada yang dikorbankan untuk memberikan jalan bagi PAN dan Golkar? Dan kita sudah sama-sama tahu, dan (untuk sangat terpaksa) harus memaklumi, bahwa Jokowi tidak mungkin mengorbankan Puan Maharani.

twitter: @aguskhaidir

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved