Kunjungan Raja Arab Saudi
Waduh, Raja Arab Datang Lantas Patung Telanjang Bogor Ditutup Kain, Bagaimana dengan Bali?
Bagaimana saat kunjungan rombongan Raja Salman ke Bali, apakah patung-patung di kawasan Nusa Dua juga akan ditutup? masih jadi pertanyaan.
Baca: Ebi Frustrasi Kerap Pergoki Istri dan Putrinya Lakukan Ini pada Organ Intim, Ia Minta Cerai
Baca: Biadab, Guru Pria Diculik 4 Wanita lalu Diperkosa usai Diberi Cairan, saat Bangun Alat Vitalnya . .
Patung perunggu itu masing-masing berbentuk wanita tanpa busana.
Namun, pihak Istana tidak menutupinya.
Bagaimana saat kunjungan rombongan Raja Salman ke Bali, apakah patung-patung di kawasan Nusa Dua juga akan ditutup?
Managing Director ITDC Bali, Karioka, mengatakan sejauh ini belum ada permintaan seperti itu.
Pihaknya juga belum memiliki rencana melakukan penyesuain seperti dilakukan pihak Istana Bogor.
"Tapi kalau dibanding di luar negeri seperti di Eropa, patung-patungnya lebih vulgar," kata Marioka saat dihubungi tadi malam.
Alasan Raja Salman ke Bali Apa?
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud memilih Bali sebagai destinasi wisata.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi mengatakan, ada alasan tersendiri mengapa Bali yang menjadi tujuan Raja Salman.
"Pertama, karena Bali merupakan tempat wisata yang sangat terkenal," kata Osama dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (28/2/2017).
Selain itu, lanjut Osama, Bali juga memiliki pemandangan alam yang indah. Raja Salman dan rombongan akan menginap di hotel kawasan Nusa Dua, yang berada tepat di pinggir pantai.
"Raja akan menikmati alam Bali. Tidak ada agenda lain di sana," ucap Osama.
Raja Salman dijadwalkan tiba di Indonesia pada Rabu (1/3/2017). Presiden Joko Widodo akan langsung menyambut kedatangan Raja Salman di Bandara Halim Perdanakusuma.
Setelah itu, kedua kepala negara akan melakukan pertemuan di Istana Bogor. Raja Salman akan berada di Jakarta dan melakukan berbagai kegiatan lain hingga Sabtu (4/3/2017).
Setelah itu, barulah Raja Salman dan rombongan yang terdiri dari 1.500 orang berlibur di Bali hingga tanggal 9 Maret.
(TribunBali/Seri Kusniarti/Kompas.com)