Halim Perdanakusuma, Sang Pahlawan Muda Negeriku, Meninggal saat Usia 25 Tahun di Malaysia
Tokoh pahlawan nasional satu ini tentu tak asing lagi di telinga kita. Namanya dijadikan sebuah nama bandara di kota Jakarta
TRIBUN-MEDAN.COM - Tokoh pahlawan nasional satu ini tentu tak asing lagi di telinga kita. Namanya dijadikan sebuah nama bandara di kota Jakarta, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma.
Ia kala itu gugur di medan perang. Pahlawan yang gagah berani dan mempunyai tekad serta teladan bagi generasi muda.
Tentang Halim Perdanakusuma biasanya sering kita baca di buku pelajaran sejarah saat menjajaki pendidikan sekolah dasar maupun menengah.
Pada era milenial ini, tidak ada salahnya jika mengulas kembali perjalanan dari pahlawan Halim Perdanakusuma ini.
Tentunya ini malah akan membuka kenangan serta mengingat kembali jasa-jasa yang beliau lakukan dan pahlawan lainnya untuk memerdekakan bangsa Indonesia, hingga generasi kita saat ini bisa menikmati perjuangan mereka.
Dalam biografi Halim Perdanakusuma, beliau adalah tokoh pahlawan nasional yang lahir di kota Sampang, Madura pada tanggal 18 November 1922.
Ia menempuh pendidikan di sekolah dasar HIS dan menengah pertama MULO di Sampang.
Kemudian, melanjutkan studinya di Magelang ke sekolah Pamong Praja (MOSVIA) yang ditempuh pada tingkat II saja.
Setelah itu menjalani transisi training navigasi bersama Royal Canadian Air Force di Inggris saat penjajahan Jepang berlangsung yaitu tahun 1942.
Karena kepiawaiannya, ia ditugaskan untuk ikut serta dalam percobaan pesawat terbang AURI tanggal 23 April 1946 dari Jakarta menuju Sumenep dan Malang.
Selanjutnya, ia ditugaskan untuk mendirikan cabangnya di daerah Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
Tanggal 17 Oktober 1947, beliau ditugaskan kembali untuk memimpin sebuah pasukan untuk terjun di daerah Kalimantan.
Kemudian tanggal 14 Desember 1947, ia ditugaskan kembali terbang dari Thailand ke Indonesia dengan menggunakan AVRON ANSON RI-003 untuk mengambil obat-obatan dan perlengkapan persenjataan.
Ia berangkat bersama opsir Iswahyudi.
Di Malaysia tepatnya di Labuhan Bilik Besar Pantai Lumut, cuaca udara semakin memburuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/halim-perdanakusuma_20171001_052135.jpg)