Alamak
PNS Disdukcapil Suruh Pulang Anggota DPRD Ini dan Warga Pun Diperlakukan Seperti Orang Bodoh!
engan bersungut-sungut, Uli Simatupang menuntun anaknya turun dari lantai tiga gedung Disdukcapil Kota Medan
"Mungkin karena mereka lelah, karena banyak warga dilayani, mereka kan manusia juga," ujarnya.
DPRD saja pun disuruh pulang, bagaimana dengan warga biasa?

Bukan hanya warga biasa, seorang anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), Baskami Ginting pun dicueki pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan, Senin (18/12/2017).
Ia datang mengenakan kemeja dipadu celana keper.
Kehadiran Baskami untuk mengurus e-KTP yang tak kunjung selesai selama enam bulan.
Datang seorang diri, dan langsung menanyakan kepada beberapa karyawan soal pengurusan e-KTP.
Namun saat bertanya, tak satu pun pegawai Disdukcapil menanggapinya.
Dia pun langsung menuju ruangan Kadisdukcapil OK Zulfi. Hal yang sama terjadi, Baskami kembali dicueki.
Ia bahkan disuruh pulang oleh pegawai, yang tak lain ajudan Kadisdukcapil Medan.
Baca: Repotnya Urus e-KTP di Disdukcapil Sidikalang, Sudah Setahun Belum Dicetak juga
Baca: KABAR Gembira untuk Para Traveler, Ganti Paspor Kini Cukup Pakai E-KTP dan Paspor Lama Saja
Baskami pun memutuskan meninggalkan Kantor Disdukcapil Kota Medan. Ia bercerita sudah enam bulan mengurus e-KTP dan sudah bolak-balik ke kantor kecamatan dan Disdukcapil, namun tak mendapatkan hasil.
"Tidak benar pelayanan Disdukcapil ini, berengsek layanannya. Tidak becus kerja mereka. Pegawainya tidak ada yang becus kerja, kecewa sekali saya," kesal Baskami Ginting.
Ia mengutarakan bahwa dia tidak minta dilayani sebagai anggota DPRD Sumut, namun dilanyani sebagai masyarakat biasa saja, namun layanannya mengecewakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lipsus-e-ktp_20171219_192522.jpg)