Lawan Teroris

Gadis Mantan Simpatisan ISIS Beber Kisah nan Kelam saat Bergabung, Mulanya Tergiur Akhirnya Pilu

"Mereka yang kembali dari Suriah ada 500 orang, termasuk di antaranya keluarga ini (pelaku)," kata Tito.

(Sumber YouTube Kompas TV)
Nurshadrina Khaira Dhania, warga negara Indonesia yang baru saja kembali dari Suriah, berbagi kisah awal mula dirinya bergabung menjadi simpatisan ISIS sejak tahun 2015 yang lalu. (Sumber YouTube Kompas TV) 

TRIBUN-MEDAN.com - Wanita yang melakukan pengeboman gereja di Surabaya dikabarkan baru saja pulang dari Suriah untuk mengikuti pelatihan ISIS.

Dilansir Kompas.com, hal ini dijelaskan oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam konferensi persnya di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

"Mereka yang kembali dari Suriah ada 500 orang, termasuk di antaranya keluarga ini (pelaku)," kata Tito.

Tito juga menambahkan jumlah WNI yang berangkat ke Suriah tercatat lebih dari 1.100 orang.
Foto keluarga terduga pelaku serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya
Foto keluarga terduga pelaku serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya (Istimewa/Sumber kepolisian)

Wanita memang diperbolehkan untuk bergabung dengan ISIS baik berstatus berkeluarga, janda, maupun masih single.

Mantan simpatisan ISIS, NKD yang kembali ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2017 mengaku tertipu dengan rayuan yang diberikan ISIS.

Baca: Jaksa Penuntut Bacakan Ajaran Tauhid Aman Abdurrahman yang Menjanjikan Surga

Baca: Bukan Dita, Sosok Ini Membongkar Blak-blakan Dalang di Balik Pengeboman Dahsyat 3 Gereja

Baca: Tak Sangka, 3 Pasukan Elite TNI Diam-diam Sudah Turun Berantas Teroris, Lihat Sosok-sosoknya

Baca: Melihat Lokasi Latihan Fisik dan Silat para Teroris yang Menyerang Mapolda Riau

Baca: Ali Imron Napi Bom Bali Sibak Tabir Apa yang Membuat Teroris Senang, Bedakan JI dan JAD

Baca: Yuk Lihat 7 Suvenir dari Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle, yang Terakhir Unik Banget

Dalam wawancaranya bersama Rosi di KompasTV, wanita 19 tahun ini tertarik bergabung dengan ISIS setelah membaca dari internet pada Kamis (14/9/2017).

Ilustrasi wanita dalam ISIS
Ilustrasi wanita dalam ISIS (businessinsider.com)

Rayuan ISIS sangat menggoda NKD (inisial) untuk bergabung bersama mereka.

"Propaganda mereka bagus, indah, kehidupan di sana nyaman tentram damai penuh keadilan.

Jadi seperti sudah terbutakan.

Baca: Meghan Markle Sudah Resmi Jadi Anggota Kerajaan Inggris, tapi 8 Kata Ini Tak Bisa Diucapkan

Baca: Kicauan Mahfud MD soal Najib Razak Bikin Fahri Hamzah Langsung Bereaksi Begini

Baca: Alamak, Oknum Pilot Garuda Indonesia Terpaksa Dinonaktifkan usai Gencar Unggah soal Terorisme

Baca: Pengin Langsing dan Awet Muda, Yuk Lihat 10 Cara Gadis Jepang Merawat Tubuhnya

Baca: Menilik 10 Momen Terbaik Royal Wedding Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle

Baca: Media Filipina Menyoroti Kebijakan Maritim Presiden Jokowi, Dibandingkan dengan Duterte, Kenapa?

Seperti berita kejelekan mereka hilang begitu saja," ujar Nurshadrina.

Namun sesampainya di sana, NKD justru diperlakukan tidak manusiawi.

Wanita yang belum menikah ini ditempatkan di asrama yang memiliki kepala asrama.

Di asrama hampir setiap hari ada lelaki yang ingin menikahi wanita dalam asrama tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh L (inisal), yang juga bibi NKD.

L juga tergiur akan kehidupan yang lebih baik yang ditawarkan ISIS.

"Saya membayangkan orang-orang di sana berlomba-lomba dalam kebaikan, tapi nyatanya setelah sampai di sana banyak sekali kotoran-kotoran. Tidak seperti yang saya baca," ujar dia.

Di Indonesia sendiri beberapa kelompok sudah diindikasi memiliki keterkaitan dengan ISIS yaitu jaringan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Seperti pengebom gereja di Surabaya yang juga ketua dari JAD di Surabaya. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Tulisan Deddy Corbuzier soal teroris

Siapa sih yang nggak kenal dengan Deddy Corbuzier?

Dia merupakan salah satu entertainer yang sukses berkarir di dunia hiburan.

Sekadar informasi, Deddy Corbuzier muncul pertama kali sebagai pesulap pada tahun 90-an.

Meskipun telah lama, hingga saat ini Deddy berhasil menjaga eksistensinya.

Menjadi seorang entertainer, ayah Azka Corbuzier ini juga kerap memperhatikan isu-isu atau pemberitaan yang sedang berkembang di masyarakat.

Seperti ketika baru-baru ini terjadi ledakan bom bunuh diri di Surabaya.

Tak ketinggalan, Deddy Corbuzier menjadi salah satu artis yang mengecam perbuatan biadab teroris tersebut.

Bahkan, dia mengunggah kutipan Al Quran surat Al-Maidah (5:32) di akun instagramnya.

Berikut bunyi salah satu kalimat yang dikutip oleh Deddy Corbuzier:

"Whoever kills an innocent life it is as if he has killed all of humanity (siapapun yang membunuh orang tak bersalah, seolah-olah dia telah membunuh semua manusia)."

Dalam unggahannya tersebut, Deddy Corbuzier juga menuliskan sebuah keterangan foto dalam bahasa inggris.

"Terorisme has no religion. Let's blame the person behind it. Not the religion.  They are NOT HUMAN (Terorisme tak memiliki agama. Salahkan orang dibaliknya. Bukan agamanya. Mereka bukan manusia)."

Banyak netizen yang setuju dengan postingan mantan suami Kalina Ocktaranny itu.

Bahkan tak sedikit yang menunjukkan kekagumannya terhadap Deddy Corbuzier.

Mereka juga memuji apa yang dilakukan oleh pria kekar tersebut.

Sebab, meskipun bukan merupakan seorang umat muslim tapi Deddy Corbuzier tidak memojokan dan terpancing atas profokasi dan stigma apa pun tentang islam.

"Om @mastercorbuzier sumpah anda bukan hanya pintar jg cerdas seandainya bnyak orang sperti anda damai indonesia ini, anda berbeda keyakinan dengan kami (muslim) tp anda tidak memojokan jg trpancing profokasi jg stigma apa pun tntang islam di teror bom ini. Karna TERORIS ITU TIDAK BERAGAMA. Sallam" ungkap @hamedunz.

"Bukan muslim , tapi masayallah . Hati nya . Sehat selalu masterdedi" tulis @st_maesaroh155

Berita Ini Sudah Tayang di Bangka Pos dengan Judul Wanita Indonesia Ini Tergiur Bujuk Rayu ISIS, Sampai di Suriah Malah Alami Fakta Mengejutkan

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved