Sudah Seribuan Bacaleg Urus Surat Kesehatan di RSUD Pirngadi Medan

Sudah ada seribuan yang datang mengurus surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta surat keterangan bebas narkoba di RSUD Pirngadi Medan.

Penulis: Chandra Simarmata |

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki pendafataran Calon Legislatif (Caleg) yang telah dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), ratusan Caleg yang berasal dari berbagai daerah dan partai terus mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Jalan HM. Yamin No.47 Medan untuk mengurus surat keterangan sehat jasmani dan Rohani serta Surat Keterangan Bebas Narkoba.

Humas RSUD Pirngadi, Edison Perangin-angin mengatakan, hingga hari ini, Kamis (12/7/2018), sudah ada seribuan yang datang mengurus surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta surat keterangan bebas narkoba di RSUD Pirngadi Medan.

"Fluktuatif. Pertama hari Jumat kan sudah ada pemeriksaan tapi masih sepi. Mulai Senin kemarin baru ramai. Jadi sudah sekitar seribuan untuk semua sampai hari ini. Per hari sekitar 200-250 ada itu. Tapi hari ini sepertinya tidak sampai 200," ujarnya Kamis sore (12/7/2018).

Edison menjelaskan, ramainya orang yang mengurus surat keterangan sehat dan bebas narkoba dalam beberapa hari ini dikarenakan ada dari mereka yang juga datang dari berbagai daerah di Sumut.

"Banyak karena dari berbagai daerah, dari Batubara, bahkan dari Nias ada. Karena gini prinsipnya, caleg itu menurut informasi yang saya dengar itu sesuai dengan domisili dia. Jadi macam kemarin ada mau caleg ke Jawa timur, di sini dia periksa kesehatan sesuai domisilinya," terangnya.

Terkait proses pengurusan surat-surat tersebut, Edison mengatakan bahwa rumah sakit mulai membuka pendaftaran pada pukul 8 pagi hingga pukul 12 siang. Namun kata Edison, untuk pelayanan pengurusan surat tersebut tetap dilakukan hingga seluruh yang mendaftar selesai semua.

"Pengurusan dibuka 08.00 WIB untuk pendaftaran hingga pukul 12.00 WIB. Untuk pelayanan kita sampai siap, sampai habis sampai tuntas. Makanya pegawai kita ada yang pulang sampai jam 5 atau jam 6 terkadang itu," jelasnya.

Sebagai persyaratannya, kata Edison mengatakan hanya perlu KTP, kartu keluarga, dan juga pasfoto berwarna. Nantinya foto akan ditempelkan di surat keterangan sehat, surat bebas narkoba dan surat hasil tes psikotes dan psikiatri.

"Dia datang membawa KTP, KK dan pasfoto berwarna 3 lembar. Foto untuk ditempel di surat keterangan," imbuhnya.

Edison juga menjelaskan bahwa terkait pengurusan surat keterangan sehat bagi para caleg ini memang tidak disediakan tempat khusus. Jadi setiap caleg yang ingin mengurus surat keterangan sehat dan bebas narkoba tetap mengikuti prosedur umum seperti biasanya.

"Iya umum, tidak ada tempat khusus. Tetapnya jalurnya. Karena itu bukan berobat. Tapi misalnya untuk pemilihan walikota ada tim, khusus," pungkasnya.

Pantauan Tribun Medan, hingga pukul 16.00 WIB memang masih tampak sepuluhan orang yang masih menyelesaikan pengurusan surat keterangan maupun yang sedang sibuk melegalisir surat-surat keterangan sehatnya.

Sementara, Siti Hodijah (51) masih terlihat bersemangat saat ditemui Tribun Medan di sela-sela kesibukannya mengurus surat keterangan sehat jasmani dan Rohani serta Surat Keterangan Bebas Narkoba bagi Calon Anggota Calon Anggota DPRD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Jalan HM. Yamin No.47 Medan, Kamis (12/7/2018).

Siti yang mengaku caleg dari Partai Berkarya dan akan maju pada pemilihan legislatif 2019 ini mengatakan kalau dirinya mengurus surat-surat keterangan tersebut untuk melengkapi berkas persyaratan sebagai calon legislatif.

"Iya, ini ngurusnya juga sama teman-teman lain juga," ujarnya.

Siti menjelaskan kalau dirinya berasal dari daerah pemilihan 2 Medan Utara dan mendaftar sebagai caleg untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Medan.

"Saya dari partai Berkarya, caleg untuk DPRD Medan, dari dapil 2 Medan Utara (Medan Deli , Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan)," terangnya.

Terkait proses pengurusan surat-surat itu, Siti yang juga merupakan seorang Guru swasta ini berharap sebenarnya proses pembuatan seluruh surat tersebut dibuat di satu lantai saja. Menurutnya dengan dibuat di satu lantai akan lebih memudahkan sehingga setiap orang yang mengurus berjas tersebut tidak bolak-balik baik turun.

"Masukannya supaya prosesnya itu di satu lantai sehingga tidak bolak balik naik ke lantai tiga dan lantai dua terus ke lantai 1. Sehingga lebih efektif dan efisien, karena capek," Ujarnya.

Saat ditanya peluangnya untuk bisa menang pada Pemilu legislatif mendatang, Siti mengatakan sangat berharap bisa lolos menjadi anggota dewan. Namun dia tetap berserah kepada Tuhan.

"Insyaallah Lillahi Ta'ala, dapat yang terbaik. Karena niatnya juga baik," ujarnya.

Tak hanya Siti, caleg lainnya bernama Enni Nazaria yang juga rekan Siti dari partai berkarya juga tampak sibuk mengurus surat-surat Surat Keterangan Bebas Narkoba bagi Calon Anggota Calon Anggota DPRD.

Saat ditemui Tribun Medan sekitar pukul 15.00 WIB, Enni Nazaria (50) yang juga berprofesi sebagai Guru Paud ini mengatakan bahwa dirinya sudah selesai mengurus berkas dan hanya tinggal melegalisir berkasnya.

"Tadi Ngurus surat keterangan kesehatan, dicek tensi, tinggi badan, berat badan, tes bebas narkoba, tes kejiwaan/psikotes dan psikiatri untuk persyaratan caleg DPRD Medan," jelasnya.

Enni bercerita kalau dirinya mengurus seluruh surat-surat tersebut mulai dari pagi. Menurutnya prosesnya cukup lancar, namun harus sabar menunggu lamanya antrean dikarenakan ramainya orang yang juga mengurus untuk mendapatkan surat-surat tersebut.

"Sampai di RSUD Pirngadi sekitar pukul 10.00 WIB. Prosesnya lancar, Tidak ada kendala. Bagus pelayanannya, diarahkan juga sama petugas. Cuma lama antrenya karena banyak orang," katanya.

Sementara itu, Dra. Erlina (47) salah satu caleg DPR RI yang turut diwawancarai Tribun Medan mengatakan kalau kehadirannya di RSUD Pirngadi sekadar untuk memandu rekan-rekannya yang lain untuk mengurus surat keterangan sehat dan bebas narkoba.

"Saya sudah selesai urus berkas sendiri di Rumah sakit Adam Malik. Ini ke Pirngadi untuk bantu rekan-rekan saya ini urus berkas caleg perempuan untuk tingkat provinsi, karena caleg perempuan harus 30% persen tiap dapil," terangnya.

Terkait panjangnya Antrean, Erlina yang mengaku Caleg DPR RI Sumut 3 dari partai PAN ini tidak terlalu mempersoalkan, karena menurutnya memang orang yang datang mengurus surat-surat tersebut juga sangat ramai.

"Kendalanya lama, karena antre banyak, tapi mau bilang apa memang banyak ya kan," terangnya.

Namun Enni juga berharap ada fasilitas yang lebih nyaman disediakan oleh pihak rumah sakit agar setiap orang yang mengurus surat-surat keterangan tersebut merasa lebih nyaman.

"Maunya di sini fasilitasnya di ruang tunggunya dibuat senyaman mungkin supaya kita lebih merasa nyaman mengurus segala apapun yang berkaitan dengan Rumah sakit, baik surat menyurat maupun berobat," tandasnya.

(cr11/Tribun-medan.com) 

***

UPDATE BERITA POPULER LAINNYA

Pasangan suami istri Fandi Barita Sitanggang dengan Dame boru Siringoringo di GKPS Kongsi Laita Simalungun, Kamis (12/7/2018). Fandi merupakan seorang penderita disabilitas.
Pasangan suami istri Fandi Barita Sitanggang dengan Dame boru Siringoringo di GKPS Kongsi Laita Simalungun, Kamis (12/7/2018). Fandi merupakan seorang penderita disabilitas. (Tribun Medan / Tommy Simatupang)

 Foto-foto Mengharukan Pernikahan Penyandang Disabilitas Fandi Sitanggang dengan Dame Siringoringo

 Pacaran 15 Bulan, Fandi Sitanggang, Penyandang Disabilitas yang Mampu Luluhkan Hati Dameria

 Punya Istri, Pak Kapolres Ajak Jalan-Jalan Polwan Malam Hari, hingga Terjerat Kasus Selingkuh

Cincin Lamaran Justin Bieber Saja Rp 3,5 M, Nih Rinciannya Kekayaannya yang Berlimpah

 

 

Bachtiar Nasir dan Tuan Guru Bajang (TGB)
Bachtiar Nasir dan Tuan Guru Bajang (TGB) (Tribun Medan)

 Inikah Sosok Cawapres Jokowi? Ucapan Ustaz Bachtiar Dihentikan Usai Bahas TGB di Forum Ulama Dunia

 Pesan Ibu Tien sebelum Kejatuhan Presiden Soeharto: Tolong Sampaikan Kepadanya . . .

Presiden Cantik Peluk-Rangkul Pemain Kroasia, Foto Berbikini Viral Mirip Model Panas Amrik

 KPK Sengaja Bikin Sport Jantung di Sumut, Seharusnya 38 Anggota Dewan Ditahan Bersamaan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved