Kepala Sekolah MAPN4 Minta Guru yang Dipecat Tidak Buat Kerusuhan atau Berhadapan dengan Polisi
Kami sudah mengajukan ke kanwil Jumat kemarin. Kita coba bermohon kepada kakanwil untuk menyilidiki kembali SK pemecatan guru
Penulis: Chandra Simarmata |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Sejumlah Guru honorer di Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 Medan yang dipecat oleh Kepala Sekolah MAPN4 Nurkholidah Lubis berencana akan mengambil langkah-langkah untuk memperjuangkan nasib mereka.
Kepada Tribun Medan, seorang guru MAPN4 yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, sebagai langkah awal pihaknya pun sudah mengadukan pemecatan yang dialami oleh tujuh guru MAPN 4 dan satu satpam kepada Kakanwil Kemenag Sumatera Utara (Sumut).
Dalam permohonannya, mereka meminta agar Kakanwil Kemenag Sumut turun tangan melakukan penyelidikan terhadap SK yang dikeluarkan Nurkholidah dan menyelesaikan masalah pemecatan yang dialami para guru.
"Kami sudah mengajukan ke kanwil Jumat kemarin. Kita coba bermohon kepada kakanwil untuk menyilidiki kembali SK pemecatan guru2 itu apakah itu cocok dengan SK pengangkatan yang melalui tanda tangan langsung oleh kepala kantor kemenag tingkat II, kerena dia membuat pemecatan itu tidak diketahui kepala kantor kemenag kota medan," ujarnya, Minggu (12/8/2018) sore.
Nantinya, jika langkah mereka mengadu ke Kanwil Kemenag Sumut tak juga membuahkan hasil, dia mengatakan pihaknya akan membawa persoalan guru-guru yang dipecat itu bahkan hingga ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Baca: Setelah Keluar Dari Penjara, Ahok Ikut Kampanyekan Pasangan Jokowi-Marif
Baca: LRT Palembang Habiskan Triliunan Rupiah Tapi Sudah Mogok Tiga Kali
"Kalau memang mereka membenarkan itu kami akan naik banding ke DPR pusat," imbuh guru tersebut.
Baca: Sri Ulina Ginting TKW Asal Karo Meninggal Dunia di Malaysia, Media Sosialnya Dipenuhi Kesedihan
Baca: Terungkap Penyelam yang Tunggangi Hiu Paus, ternyata Presiden Direktur Perusahaan Ternama
Sementara itu, Kepala Sekolah MAPN4 Medan Nurkholidah Lubis yang juga dihubungi Tribun Medan tetap bersikukuh memecat tujuh guru dan satu orang satpam di sekolah yang dipimpinya itu.
Baca: Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Puji Kiper PSMS Setinggi Langit
Baca: Selamat Menjalankan Aktivitas Baru untuk Cancer! Selamat Bertugas
Dia menilai guru-guru tersebut layak dipecat karena dianggap menyalahi aturan dan telah mencoba mengkudeta dirinya dengan hal-hal negatif.
Baca: Ajaib! Ronaldo Hanya Butuh Beberapa Menit Catatkan Namanya Sebagai Pencetak Gol Juventus
Baca: Kalahkan Sevilla, Ousmane Dembele Antar Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2018
"Mereka kan sudah mengkudeta dengan hal-hal yang negatif. Itu sudah menyalahi aturan pegawai dong dan juga sebagai pendidik. Dasar saya karena mereka pendidik, mereka membuat anak-anak berdemonstrasi itu tidak sah menurut kementerian agama," terangnya.
Baca: Jeda Kompetisi, Pelatih PSMS Pulangkan Pemainnya ke Kampung Halaman
Baca: Peter Butler Bangga PSMS Curi Poin dari Tim Kuat, Gelandang Berharap jadi Titik Balik
Saat ditanya apakah pemecatan yang dilakukannya itu justru akan mengganggu kelancaran proses belajar-mengajar di MAPN4, Nurkholidah pun mengatakan tidak. Dia mengatakan, meski sejumlah guru itu dipecatnya, akan ada banyak guru lain yang berebut untuk mengajar di MAPN 4 Medan.
"Tidak akan kekurangan guru. Masih banyak guru. Dan Kalau satu yang diberhentikan kan maka seribu yang melamar. Jadi satu yang diberhentikan, seribu yang menunggu. Jadi kita tidak takut kehilangan guru," ucapnya.
Untuk selanjutnya, Nurkholidah pun berharap agar guru-guru yang dipecatnya itu tidak lagi membuat kerusuhan di MAPN 4 Medan. Jika imbauannya tidak diindahkan, maka Nurkholidah akan meminta pihak yang berwajib untuk turun tangan menengahinya.
"Kalau dari saya sudah segitu saja. Kewenangan saya kan hanya memberhentikan mereka yang tidak bersifat positif sebagai seorang pendidik. Tapi kalau dalam hal ini mereka datang lagi ke sekolah merusuh, mereka akan ditangani oleh pihak kepolisian," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/siswa-madrasah-aliyah-persiapan-negeri-4_20180807_114116.jpg)