NEWS VIDEO: MALAM INI Jembatan Sidua-dua Parapat Kembali Diterjang Lumpur
Akibat longsor, satu ruas jembatan tertimbun oleh material lumpur sehingga arus lalu lintas harus buka tutup.
Penulis: Arjuna Bakkara |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara
TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - Jembatan Sidua-dua Nagori Sibaganding kembali diterjang lumpur, pada Rabu (23/1/2019) sekitar pukul 19.45 WIB.
Kondisi tersebut mempersulit kelancaran arus alu lintas.
Akibat longsor, satu ruas jembatan tertimbun oleh material lumpur sehingga arus lalu lintas harus buka tutup.
Sebelumnya, Minggu (13/1/2019) sekitar pukul 00.30 longsor menerjang kembali jembatan sidua-dua yang belum bersih dari material longsor sebelumnya.
Amatan tribun-medan.com lumpur setinggi betis orang dewasa masih teronggok di jembatan. Sementara air terus mengalir dari Bukit Simarbalatuk. Air yang turun melalui dua jalur yakni langsung ke jurang dan ke badan jembatan.
Tiga alat berat diturunkan untuk membersihkan jalan. Alat berat ini berfungsi membuang lumpur ke jurang. Selama proses pembersihan, petugas menuntup akses jembatan.
Sejak pagi pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB petugas berhasil membersihkan satu jembatan. Petugas langsung memberikan jalan pengendara dari arah Tobasa menuju Siantar. Sementara, dari Siantar masih menunggu pembersihan jembatan sisi kiri.
Kanit Lantas Polres Simalungun Iptu Rizal mengatakan leboh memprioritaskan kendaraan yang datang dari Tobasa. Sementara, dari Siantar menuju Parapat dan Tobasa melewati jalur alternatif Simpang Palang Tahoan.
Dinas Kehutanan Sumut: Tak Ada Kerusakan Lingkungan yang Berakibat Longsor di Jembatan Sidua-dua
Dinas Kehutanan Imbau Masyarakat tidak Bercocok Tanam di Pinggir Tebing
BPBD Sumut Temukan Fakta Mengejutkan Lewat Rekaman Drone saat Pantau Lokasi di Jembatan Sidua-dua
JEMBATAN SIDUA-DUA Kembali Longsor, Kapolsek: Bakal Ada Lagi Longsor Susulan!
Kapolsek Parapat Pastikan Jembatan Sidua-dua Kabupaten Simalungun Sudah Bebas Longsor
Pascalongsor di Jembatan Kembar, JR Ungkap Mata Air di Atas Bukit yang Terus Keluar Mendorong Lumpur
Bersihkan Material Longsor Jembatan Kembar, Air Di Hulu Lokasi Banjir akan Dialihkan
VIDEO: Mobil Ambulans Tetap Diutamakan Melintas di Jembatan Sidua-dua Parapat
"Kita memang lebih prioritaskan dulu yang datang dari Tobasa menuju Kota Siantar. Kalau kita biarkan dua arah, kita takut akan menjadi penumpukan di lokasi longsor," ujarnya.
Ia juga berharap bagi supir truk dari Siantar menuju Tobasa untuk sabar. Ia juga menyarankan pengendara untuk istirahat menunggu pembersihan sempurna.
Tak Kunjung Disodorkan Kontrak, Gusti Sandria Pilih Hengkang dari PSMS,Rahasiakan Klub yang Meminang
Warga Geruduk Gereja di Medan, Polisi: Tak Ada Larangan Ibadah tapi Bangunan Gereja Belum Berizin
Butuh Uang untuk Biaya Sekolah Anak, Mantan Kadis Siantar yang Dipecat Berharap Dapat Gaji Pensiun
Seorang supir Truk Marihot Tua yang datang dari arah Siantar mengatakan sudah menunggu sejak tadi pagi. Ia mengaku sering nginap di lokasi longsor.
"Ini yang paling parah. Kemarin longsor yang ke tiga saya nginap di sini satu hari. Mau gimana lagi, kalau dari jalur alternatif tidak mungkin. Karena, kami bawa truk," ujarnya.
Butuh Uang untuk Biaya Sekolah Anak, Mantan Kadis Siantar yang Dipecat Berharap Dapat Gaji Pensiun
Tiga Unit Rumah Semi Permanen Hangus Dilalap Api di Marendal II, Tidak Ada Korban Jiwa
Tarif Grab dan Go-jek akan Naik? Segini Kemungkinan Besarnya. .
Marihot mengatakan mengalami kerugian dengan kejadian ini. Ia harus mengeluarkan uang pribadi untuk biaya makan di warung.
Begitu juga dengan Zulkifli pedagang alat kelengkapan dapur yang datang dari Tebingtinggi mengatakan sekali seminggu melewati jalur ini. Ia berharap pemerintah cepat menyelesaikan kasus longsor ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/longsor-yang-terjadi-di-jembatan-sidua-dua.jpg)