Breaking News:

Polisi Dalami Dugaan Rudapaksa Anak Bertahun-tahun, Keluarga Korban Beber Kronologi dan Modus Pelaku

Polisi Dalami Dugaan Rudapaksa Anak Bertahun-tahun, Keluarga Korban Beber Kronologi dan Modus Pelaku

(kolase tribunpekanbaru)
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com, NIAS SELATAN - Polisi dalami kasus dugaan rudapaksa seorang anak yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP di Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara.

Sebut saja Rose (nama samaran) yang berusia 13 tahun diduga telah mendapat pelecehan hingga rudapaksa yang diduga dilakukan tetangganya.

Dari informasi yang dihimpun, aksi pelaku diduga telah terjadi bertahun-tahun lamanya sejak Rose masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas VI.

Keluarga korban pun membeberkan kronologi rudapaksa terhadap Rose selama bertahun-tahun.

Ia mengungkapkan, pelaku datang ke rumah korban saat orang tua Rose tidak ada di rumah.

Pelaku kemudian memberikan uang kepada korban sebesar Rp 2 ribu dengan alasan uang jajan.

"Lalu dua hari kemudian pelaku mendatangi rumah korban lagi dengan tujuan meminta pisang, lantas pelaku memberikan lagi uang kepada korban sebesar Rp 5 ribu sambil memeluk dan meremas dada korban," ujarnya, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut dijelaskan keluarga korban, setelah kejadian tersebut, berselang waktu tiga hari, pelaku diduga kembali mendatangi kediamannya.

Dengan dalih mengawinkan ayamnya dengan ayam jantan milik orang tua korban, pelaku kembali menjalankan aksi bejatnya.

"Aksi keji pelaku pun kembali terjadi. Namun sebelum pergi, ia meninggalkan uang kepada korban sebesar Rp 5 ribu," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved