UPDATE Covid19 Sumut 29 Mei 2020

TERTINGGI di Sumut, Sehari Bertambah 38 Pasien Positif Covid-19, Kini Sudah Tembus 400 Orang

Kasus penularan virus Corona di Sumatera Utara mencatatkan angka tertinggi pada Jumat (29/5/2020) hari ini.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
JURU Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mayor Kes dr Whiko Irwan 

Berdasarkan data pemerintah, ada delapan provinsi yang tidak memiliki penambahan pasien baru Covid-19.

"Hari ini cukup banyak provinsi yang tidak kita temukan kasus positif, di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jumat sore.

Selain itu, empat provinsi lainnya yakni, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

NASIB Ruslan Buton Panglima Eks Trimatra Nusantara setelah Diciduk, Ini Penjelasan Mabes Polri

Ketinggalan Pesawat, Pria Ini Melarikan Diri Ketika Ketahuan Bawa Uang Tunai Rp 2 Miliar

Penambahan jumlah pasien

Sementara itu, berdasarkan data yang dipaparkan Yuri, penambahan kasus baru Covid-19 tersebar di 26 provinsi.

Dari 26 provinsi itu, 5 di antaranya mencatat jumlah penambahan tertinggi.

Kelimanya provinsi itu yakni DKI Jakarta (125 kasus baru); Jawa Timur (101 kasus baru); dan Kalimantan Selatan (74 kasus baru).

Kemudian, Papua (56 kasus baru); dan Sulawesi Selatan (41 kasus baru).

Selain itu, Yuri juga menyebutkan sejumlah provinsi lain yang penambahan kasus barunya berkisar antara 1 hingga 3 kasus.

"Yakni Kepulauan Riau, Gorontalo, DIY, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara," kata Yuri.

Mulai melandai Yuri menegaskan bahwa 672 kasus baru yang tercatat dalam 24 jam terakhir tidak dimaknai sebagai gambaran Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

Sebab, menurut dia, ada sejumlah provinsi yang dalam tiga pekan terakhir sudah menunjukkan perkembangan kasus yang melandai.

"Artinya sudah tidak ditemukan kasus baru dan beberapa provinsi sudah mengalami penurunan kasus lebih dari 50 persen dari puncak kasus yang pernah didapatkan," kata Yuri.

Meski demikian, Yuri tidak merinci provinsi mana saja yang dimaksud.

Namun, perkembangan kasus Covid-19 hingga hari ini akan dijadikan kajian secara mendalam.

Nantinya, hasil kajian akan digunakan untuk memetakan kondisi penularan Covid-19 sebagai pedoman penanganan pemerintah selanjutnya.

(vic/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved