Breaking News:

Update Covid19 Sumut 30 Mei 2020

20 Kecamatan di Medan Kini Zona Merah Covid-19, Kecamatan Ini Satu-satunya yang Berstatus Kuning

Hanya tersisa Kecamatan Medan Belawan yang masih berstatus zona kuning. Sedangkan untuk kategori zona hijau sudah tidak ada.

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
PLT Wali Kota Medan, Akhyar Nasution 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumlah kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Kota Medan masih mengalami peningkatan.

Bahkan hampir seluruh wilayah Kota Medan sudah masuk ke dalam zona merah (red zone) penyebaran Covid-19.

Berdasarkan peta sebaran kasus Covid-19 yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemko Medan, hingga Sabtu (30/5/2020) siang tercatat sudah 20 dari 21 kecamatan di Kota Medan yang berstatus zona merah.

Hanya tersisa Kecamatan Medan Belawan yang masih berstatus zona kuning.

Sedangkan untuk kategori zona hijau sudah tidak ada.

Dari data Laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Kota Medan, hingga Sabtu (30/5/2020) siang tercatat untuk wilayah kecamatan Belawan belum terdapat kasus pasien positif maupun korban meninggal akibat terjangkit Covid-19.

Bahkan di Kecamatan yang berada di bagian paling Utara Kota Medan tersebut saat ini juga tercatat tidak ada (nol) kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat.

Sebelumnya enam pasien berstatus PDP telah dipulangkan seluruhnya.

Sementara itu, untuk total jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kecamatan Medan Belawan saat ini tercatat sebanyak 65 orang dan seluruhnya telah selesai dipantau.

Begitu juga dengan 27 orang berstatus tanpa gejala (OTG) juga telah selesai dipantau.

Sedangkan Pelaku Perjalanan (PP) tercatat total 196 orang dengan rincian 181 selesai dipantau dan 15 orang dalam proses pantauan.

Putus Rantai Penyebaran Wabah Corona, Gubernur Sumut Minta Lima Daerah Dibentuk Jadi Satu Cluster

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution sebelumnya sudah menekankan agar seluruh warga yang melakukan aktifitas di wilayah Kota Medan agar wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Sebab, World Health Organization (WHO) juga telah mengeluarkan anjuran kepada seluruh masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah.

"Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker. Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain,” kata Akhyar.

Selain itu, Akhyar juga mengatakan perkembangan virus corona saat ini juga sudah memasuki masa puncak secara nasional.

Dikatakannya, kondisi di Kota Medan saat ini penyebaran virus sudah masuk pada tahap community transmision yakni penyebaran antar komunitas di masyarakat.

Karena itu, physical distancing sangat penting untuk menghindari penyebaran ini. "Masker hari ini tidak lagi menjadi barang langka, Pemko Medan juga telah menyalurkan masker bagi masyarakat, jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker," katanya.(can/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved