Napi Asimilasi Kembali Berulah, Polisi Tembak Kedua Kaki Pelaku Curanmor
Irwansyah terpaksa ditindak tegas petugas dengan menembak kedua kakinya karena melawan saat penangkapan.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Subnit Jatanras Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Serayu Medan Krio Kecamatan Sunggal.
Dalam penangkapan pelaku curanmor tersebut, satu di antaranya merupakan eks napi asimilasi bernama Irwansyah Saragih alias Kotek (30), warga Jalan Sei Mencirim Payageli Sunggal.
Irwansyah terpaksa ditindak tegas petugas dengan menembak kedua kakinya karena melawan saat penangkapan.
Tidak hanya Irwansyah, petugas juga tangkap temannya yakni tersangka M Ikbal (32) warga Jalan Pertemuan Kecamatan Medan Perjuangan.
Penangkapan kedua tersangka merupakan tindaklanjut adanya laporan korban Indri Wulandari (31) yang kehilangan satu unit sepedamotor di rumahnya Dusun I Medan Krio Kecamatan Sunggal pada Sabtu (20/6/2020) dinihari lalu.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan ini kemudian melakukan penyelidikan.
• Melawan dan Berupaya Kabur, Dua Pelaku Curanmor Ditembak Polisi di Medan Sunggal
Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya mendapatkan informasi adanya transaksi sepedamotor curian di Desa Payageli Kecamatan Sunggal.
"Personel lalu turun ke lokasi dan berhasil membekuk tersangka M Ikbal," ujarnya, Kamis (2/7/2020).
Lebih lanjut dikatakan mantan Kapolsek Medan Baru ini, dari pemeriksaan tersangka M Ikbal berperan sebagai orang yang memantau pencurian.
"Selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap tersangka utama, yang berperan masuk ke dalam rumah, pemetik dan eksekutor pencurian," beber Kompol Martuasah.
Pihak kepolisian lalu melakukan pengejaran terhadap tersangka Kotek.
Alhasil, pada Jumat (26/6/2020) sore lalu, pihak kepolisian mendapati keberadaan tersangka di lapaknya mengisap sabu di Jalan Serayu Medan Krio Kecamatan Sunggal.
• Usai Paparkan 2 Kasus Curanmor, Kapolres Tanjungbalai Titipkan Barang Bukti Motor ke Pemiliknya
"Penangkapan pun dilakukan. Pelaku mengakui melakukan pencurian dan digeledah ditemukan satu paket sabu yang baru dibelinya," kata Kasat.
Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari penadah, sambung Martuasah, tersangka melakukan perlawanan.
Akibatnya, kedua kaki eks napi asimilasi ini ditembak polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/napi-asimiliasi-berulah.jpg)