Terkait Lahan di Sari Rejo Polonia, Lanud Suwondo Dipindahkan, Kemanakah Muara Lahan Itu Nantinya?

Presiden Jokowi meminta untuk segera menyelesaikan permasalahan sengketa tanah antara masyarakat Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Polonia dengan TNI AU.

Editor: AbdiTumanggor
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Seribuan masyarakat dari Sari Rejo yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor BPN Sumut beberapa waktu lalu. 

Sebelumya, ribuan warga yang bermukim di Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia geruduk kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Medan (BPN Kota Medan), Kamis (17/1/2019).

Ribuan orang tersebut tergabung dalam Forum Masyarakat (Formas) Sari Rejo.

Ribuan warga kecamatan Medan Polonia tersebut bertujuan untuk meminta sertifikat tanah agar pihak BPN dapat mengindahkan permintaan masyarakat tersebut.

Dalam aksi itu, massa turut memblokade Jalan AH Nasution tepatnya di depan kantor BPN Kota Medan.

Massa juga melaksanakan salat di tengah Jalan AH Nasution dengan menggelar tenda biru sebagai alas.

Dalam aksinya, massa menuntut agar Pemerintah melalui BPN Medan, segera menerbitkan sertifikat hak milik (SHM).

Massa menilai, pemerintah dalam hal ini BPN sama sekali tidak menghiraukan putusan MA atas sengketa tanah antara warga dengan pihak TNI AU.

Menurut warga, tanah yang dihuni warga saat ini telah diputus menjadi hak mereka.

Adapun sengketa tanah antara warga dan TNI AU ini telah berlangsung sejak lama.

Dua pihak yang bersengketa telah melalui mediasi bahkan hingga ke DPR RI. Sengketa ini juga bergulir di pengadilan hingga tingkat MA.

Warga yang merasa berhak atas tanah di sana menuntut pemerintah segera menerbitkan sertifikat tanah untuk mereka sesuai dengan putusan MA yang memenangkan mereka.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved