Rasa Curiga Ibu Lihat AC Kamar Putrinya Menyala, Begitu Dibuka Ternyata Ada Pria Tidur Dalam Selimut
Saat itu ia melihat AC di kamar anaknya menyala. Padahal sang anak tidak ada di rumah.
Mereka membanting pintu dan mengancam penghuni rumah dengan palu.
Salah satu tersangka kemudian melakukan pemalakan terhadap penghuni rumah.
Ia mengatakan bahwa uang yang ada di tuan rumah seharusnya diberikan kepadanya sebagai utang.
Hal tersebut seperti dijelaskan oleh polisi Ontario.
Akan tetapi, satu tersangka lain menyadari bahwa mereka berada di rumah yang salah.
Tersangka satunya ini kemudian meminta maaf dan menawarkan perbaikan.
"Pada Jumat, 11 Desember 2020, kira-kira pukul 7:15 malam, penghuni rumah di blok 700 Jalan Kipling yang tengah menonton TV di lantai bawah mendengar benturan keras dari pintu yang didobrak," ujar petugas dalam sebuah keterangan.
"Ketika para penghuni rumah mencari tahu apa yang terjadi, mereka bertemu 2 orang pria yang salah satunya mengancam mereka dengan palu," ujarnya.

"Orang yang memegang palu kemudian mengancam meminta uang yang harusnya diberikan kepadanya sebagai utang," lanjut petugas tersebut.
Namun, para maling ini menyadari bahwa mereka telah membobol rumah yang salah, lanjut keterangan dari petugas tersebut.
"Mereka akhirnya menyadari bahwa mereka telah membobol rumah yang salah dan meminta maaf serta menawarkan perbaikan kerusakan," ungkapnya.
Kemmis dari Sarnia dan Smith dari Keswick keduanya berusia 27 tahun, ditangkap tak lama kemudian.
Mereka mendapat tuduhan telah membobol masuk, merusak properti di bawah 5.000 dollar AS (Rp70,6 juta) dan memiliki senjata berbahaya.
(*/ tribunmedan.id)
Dikutip dari Intisari Online 'Viral Kisah Perampok Tertangkap Saat Tidur di Kasur Korbannya, Nyaman Pakai Selimut Karena Nyalakan AC di Kamar Tidur'.