Breaking News:

Imbau Masyarakat Dukung Pendataan Keluarga, Sekda Darwin: Indonesia Butuh Satu Data

Data akurat ini dibutuhkan untuk mengetahui kondisi masyarakat Indonesia yang sebenarnya, sehingga bisa disesuaikan dengan data dari BPS.

DOK. Humas Pemkab Deli Serdang
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Sedang Darwin Zein saat menyambut para pendata dari tim Pendataan Keluarga (PK) 2021 di rumah dinasnya, Senin (5/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Sedang Darwin Zein mengatakan, program Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 akan membantu Indonesia untuk memperoleh data akurat.

Data akurat itu, kata dia, dibutuhkan untuk mengetahui kondisi masyarakat Indonesia yang sebenarnya, sehingga bisa disesuaikan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ini kan PK dalam rangka mengetahui data yang sebenarnya tentang kependudukan dan bersifat online. Datanya lebih akurat dan menguatkan Indonesia yang butuh satu data,” terangnya.

Untuk itu, Darwin meminta partisipasi aktif masyarakat untuk membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang. Hasil data ini akan digunakan pemerintah sebagai dasar kebijakan pembangunan.

Baca juga: Bupati Ashari: Al Jamiyatul Washliyah Punya Banyak Peran untuk Deli Serdang

“Masyarakat diharapkan aktif berpartisipasi dalam pendataan ini, demi kesuksesan data yang lebih akurat,” tutur Darwin dalam keterangan pers yang diterima Tribun Medan, Selasa (6/4/2021).

Hal tersebut disampaikan Darwin saat menerima kedatangan kader pendata di rumah dinasnya, Senin (5/4/2021).

Kedatangan kader pendata itu turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Deliserdang Miska Gewasari.

Indonesia satu data

Plt Kadis P2KBP3A Miska Gewasari menerangkan, program PK bertujuan untuk menyiapkan data dan informasi keluarga.

Data tersebut dapat digunakan pemerintah dan pemerintah daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan penyelenggaraan perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan pembangunan lainnya.

Baca juga: Sidang Paripurna DPRD Deli Serdang Sahkan 16 Ranperda ke Propemperda

“Dengan PK, diharapkan tersedia satu data keluarga Indonesia yang sejalan dengan agenda pembangunan. Selama ini belum tersedia data keluarga dari sumber data lain dengan cakupan seluruh keluarga,” kata Miskra.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PK tahun 2020 juga dilakukan sesuai peraturan pemerintah yang mengamanatkan untuk melakukan pendataan setiap lima tahun sekali. Namun karena pandemi Covid-19, pelaksanaannya ditindaklanjuti pada 2021.

“Program ini harusnya sudah berjalan sejak 2020 lalu. Namun, karena pandemi, pendataan berlangsung dari 1 April hingga 31 Mei 2021,” jelasnya.

Adapun PK di Deli Serdang menargetkan sebanyak 3.805 kader pendata yang diterjunkan untuk mendata 514.914 keluarga dengan menggunakan pola domisili poin dan wawancara langsung ke rumah warga dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar.

Baca juga: Bupati Ajak Duta Wisata Deli Serdang 2021 Bangun Sektor Pariwisata Bersama

Miskra menerangkan, pendataan sebelumnya telah dilakukan kepada Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Wakil Bupati (Wabup) Ali Yusuf Siregar, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang Zakky Shahri, dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajeckshah.

Penulis: Amalia Purnama Sari (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved