Terobosan Bobby Nasution Mulai Terlihat, Pendapatan E-Parking di Kesawan Rp 10 Juta Seminggu
Rekayasa lalu lintas (lalin) diterapkan di Jalan Ahmad Yani Medan setelah Kesawan City Walk diresmikan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Laporan Wartawan Tribun-Medan/Goklas Wisely
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rekayasa lalu lintas (lalin) diterapkan di Jalan Ahmad Yani Medan setelah Kesawan City Walk diresmikan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution beberapa waktu lalu.
Kini, setiap malam Jalan Ahmad Yani terbebas dari kendaraan bermotor.
Sampai saat ini rekayasa lalin berjalan dengan sukses. Buktinya, setiap malam masyarakat terlihat hilir mudik berjalan kaki sembari menikmati suasana malam kawasan kota tua tersebut.
Begitu juga dengan sistem e-Parking di Jalan Ahmad Yani Medan pada jam kerja, turut meraup pendapatan besar.
Sepekan setelah diluncurkan pada 28 Maret lalu, tarif parkir yang dibayarkan masyarakat langsung masuk ke kas Pemko Medan tanpa ada kebocoran.
Sepekan awal saat diluncurkan, berlaku tarif e-Parking hanya Rp 1. Selanjutnya tarif parkir sepeda motor Rp 2.000 dan untuk mobil Rp 3.000.
Baca juga: Kisah Penemuan Uang Rp 1.000 Bergambar Pattimura di Kantong Jaket Presiden Jokowi Saat ke NTT
Baca juga: HOTMAN MENYINDIR LAGI, Ungkit Soal Kesetiaan Suami dan Cerai Berulangkali, Sentil Hotma Sitompul?
Baca juga: Sejak SD Ditinggal Ortu, Kini Siswi SMK Ini Diduga Korban Salah Tangkap Kasus 20 Bungkus Sabu
Baca juga: Cerita Pilu ABG Broken Home Ketagihan Perbuatan Maksiat, Masih SMP Sudah Layani 25 Lelaki
"Satu minggu pertama saja sudah sekitar Rp 10 juta masuk ke kas Pemko Medan. Jadi bersih masuk tanpa ada kebocoran. Jadi e-Parking sesuai perintah Pak Wali Kota sejauh ini bisa dibilang lancar dan masyarakat mulai terbiasa," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, Sabtu (10/4/2021).
Adapun sampai kini e-Parking masih uji coba oleh Dishub Kota Medan. Titiknya pun baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga jalan Balai Kota.
Di sana terdapat sekitar 30 petugas Dinas Perhubungan yang membantu masyarakat untuk membayar parkir kendaraannya.
Petugas e-Parking dilengkapi dengan badge yang menjadi barcode untuk membayar tarif parkir.
Masyarakat pun bisa menggunakan sejumlah aplikasi pembayaran nontunai yang dimiliki di smartphone-nya.
Baca juga: Pilu Jelang Ramadhan, Jenazah TKI Asal Medan Tertahan di RS Melaka, Keluarga Terkendala Biaya
Baca juga: BERKAH SAMBUT RAMADHAN, Nek Dani Bisa Tersenyum Dapat 400 Ribu Sehari, Hasil Jual Bunga di Kuburan
Memang sejak awal terpilih jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution langsung tancap gas meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan meminimalisir potensi kebocoran.
Kini, potensi kebocoran bisa dicegah dengan menerapkan digitalisasi di sektor keuangan. E-Parking salah satunya. Sebelumnya pembayaran uji KIR di Medan juga sudah tak pakai tunai lagi.
Iswar mengatakan secara bertahap Kota Medan bakal terapkan e-Parking di seluruh titik.