Breaking News:

Dewan Sebut Rumah Potong Hewan Minim Inovasi, Tapi Tiap Tahun Dapat Bantuan Modal

Anggota DPRD Kota Medan mengkritisi kinerja Rumah Potong Hewan yang dianggap minim inovasi dan kreasi

ABC Landline: Pip Courtney
China menerapkan larangan impor daging sapi Australia dari empat rumah potong hewan yang mewakili sekitar 35 persen ekspor daging sapi Australia ke China. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--DPRD Kota Medan menyebut Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemko Medan minim inovasi.

Hal itu disampaikan anggota dewan dalam sidang pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang PD Perusahaan Umum Daerah Rumah Potong Hewan (PUD RPH) untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Medan yang dilakukan pada Senin (26/4/2021).

Baca juga: Pemko Medan Diminta Serius Urus RPH di Medan yang Belum Punya Sertifikat Halal

Dalam rapat tersebut, Fraksi PKS DPRD Medan menyampaikan kritik soal kinerja PD RPH selama ini.

Juru bicara FPKS, Rudiawan Sitorus mengatakan jajaran Direksi PD RPH masih minim inovasi dan kreasi dalam menjalankan tugas.

"Kami menilai, direksi yang ada saat ini minim inovasi, kreasi dan visi untuk memajukan PD Rumah Potong Hewan," ujar Rudiawan, saat menyampaikan pandangan FPKS dalam Paripurna, Senin (26/4/2021).

Dikatakannya, Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang memiliki peran penting dalam menata kelola pemotongan hewan di Kota Medan dalam rangka memenuhi kuota daging konsumsi di Kota Medan.

Baca juga: Gaji Pegawai RPH Tak Dibayar Selama Enam Bulan, RPH Harap Pemko Beri Regulasi

Namun, kata Rudiawan, dalam beberapa tahun terakhir ini PD Rumah Potong Hewan masih belum menunjukkan kinerja yang memuaskan sehingga belum bisa berkontribusi terhadap keuangan APBD Kota Medan.

"Peran penting PD Rumah Potong Hewan saat ini tidak diimbangi dengan kejelian direksi menangkap peluang bahwa rumah potong hewan menjadi satu – satunya RPH yang ada di Kota Medan," tuturnya.

Rudiawan mengatakan, beberapa persoalan yang sedang dihadapi PD Rumah Potong Hewan saat ini yakni neraca keuangan yang tidak efisien disebabkan lebih besar pengeluaran daripada pendapatan setiap tahun sehingga perusahaan selalu merugi.

Baca juga: Selalu Merugi dan Telat Bayar Gaji Karyawan, Ini Komentar Dirut RPH Kota Medan

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved