Kesehatan
TIPS BERPUASA Bagi Penderita GERD di Bulan Ramadhan| Beda GERD dan Asam Lambung
GERD merupakan gangguan pencernaan di mana asam lambung naik ke kerongkongan.Penyakit ini dipicu oleh jeda yang panjang di antara jam makan.
T R IBUN-MEDAN.com- Puasa merupakan satu dari berbagai ibadah yang wajib dilaksanakan pada bulan Ramadhan.
Hal ini termaktub di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183.
Puasa juga menjadi rukun Islam yang ketiga.
Sehingga jika puasa tidak dilaksanakan oleh orang mampu, maka dapat dikatakan belum tegak keimanan seorang muslim.
• NIK KTP Riyan Dicatut Pihak Leasing, Terdaftar Memiliki Hutang Rp 91 Juta
Namun ibadah ini dapat terganggu jika ada penyakit yang menganggu.
Salah satunya Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
GERD merupakan gangguan pencernaan di mana asam lambung naik ke kerongkongan.
Penyakit ini dipicu oleh jeda yang panjang di antara jam makan.
Terutama jika tidak diikuti oleh pola makan dan gaya hidup yang sehat.
• Dewan Sebut Rumah Potong Hewan Minim Inovasi, Tapi Tiap Tahun Dapat Bantuan Modal
Sebenarnyaborang yang mengidap GERD dapat melaksanakan puasa jika mengikuti pola makanan yang benar.
Oleh karena itu, dr Sinta memberikan beberapa tips agar GERD tidak kambuh sama berpuasa.
Ia menyarankan untuk jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gas selama berpuasa.
Makanan yang mengandung gas biasanya seperti, brokoli, kol, kembang kol, bawang dan kacang-kacangan.
"Itu jenis makanan yang mengandung gas dan bikin perut gak enak," katanya dalam live streaming radio Sonora FM, Senin (26/4/2021).
Selain itu, disarankan pula untuk jangan merokok karena dapat memperburuk saluran pencernaan.
Aktivitas menghisap rokok dapat menimbulkan berbagai efek.
Selain asap masuk ada udara yang juga turus masuk sehingga membuat perut kembung.
Di sisi lain, racun dalam rokok membuat katup yang menghubungkan saluran pipa makan yaitu dari mulut ke lambung, menjadi longgar.
Hal ini yang menyebabkan makanan di dalam lambung naik ke atas.
Sehingga asam lambung jadi gampang bocor dan menyebabkan serangan GERD.
Heartburn atau dada terbakar, asam lambung, dan GERD adalah tiga hal berbeda, tetapi tahukah kamu bahwa ketiganya berkaitan?
Dimulai dengan kerongkongan yang terdiri dari otot-otot yang halus, memanjang dari tenggorokan ke bawah melalui rongga dada dan ketika melewati otot-otot perut, bergabung di dalam perut.
Ketika kamu menelan, kerongkongan terbuka dan kemudian meremas makanan.
Di bagian paling bawah kerongkongan, ada katup yang memisahkannya dari perut. Katup itu normalnya harus tertutup.
Saat kamu menelan, katup terbuka sehingga makanan bisa melewatinya, dan kemudian ia menutup lagi.
Dilansir dari clevelandclinic, Refluks asam lambung adalah kelainan yang terjadi ketika katup terbuka di saat yang tidak seharusnya, sehingga isi lambung (asam, jus pencernaan, enzim dan / atau makanan) dapat mengalir kembali dari perut ke kerongkongan dan menyebabkan gejala.
Dalam kondisi normal, seseorang bisa mengalami refluks asam lambung hingga satu jam per hari dan tak merasakannya.
Tetapi, menurut spesialis gastroenterologi Scott Gabbard, jika seseorang memiliki masalah refluks, hal itu dapat menyebabkan heartburn – di mana muncul rasa sensasi terbakar di bagian tengah dada, di bawah tulang dada, terutama setelah makan atau pada malam hari saat kamu berbaring.
Jadi, heartburn adalah gejala refluks asam lambung.
Refluks asam lambung ini juga dapat menyebabkan regurgitasi - naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung tanpa disertai oleh rasa mual maupun kontraksi otot perut.
Sedangkan GERD, adalah singkatan dari penyakit Gastroesophageal Reflux Disease.
Ini adalah kondisi refluks asam lambung yang lebih parah, di mana isi lambung yang mengalir kembali ke kerongkongan menjadi bermasalah.
Hal tersebut terjadi karena adanya kelainan pada sistem pencernaan yang memengaruhi kinerja otot kerongkongan bagian bawah.
Kondisi ini juga dapat menyebabkan batuk atau terasa seperti ada benjolan di belakang tenggorokan.
Jika muncul gejala GERD, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.
(*)
5 Khasiat Kunyit, Cegah Kanker, Mengobati Sakit Lambung hingga Mencegah Diabetes
Kunyi ternyata bisa mengobati beragam penyakit.
Untuk mengobati penyakit laambung, mencegah diabetes bahkan kanker.
Bagaimana cara mengolah kunyit untuk obat altetnatif alami ini?
//
Kunyit adalah rempah yang banyak tumbuh dan mudah ditemui di Indonesia.
Rempah ini banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bumbu masakan dan bahan untuk membuat jamu.
Karena kunyit banyak manfaatnya, maka banyak pengobatan penyakit tertentu dengan menggunakan kunyit sebagai bahan utamanya.
• Siklon Tropis, Terbentuk di Lautan yang Luas, Mampu Menghasilkan Badai
Manfaat kunyit sangat beragam mulai dari mengobati masalah sendi hingga masalah lambung.
Dilansir r i bun-medan.com dari HaloSehat, berikut ini adalah manfaat kunyit untuk masalah lambung.
1. Mengatasi asam lambung
Asam lambung adalah penyakit yang sering dijumpai dan umum terjadi.
Asam lambung bisa naik sewaktu-waktu, ketika asam lambung naik, gejala yang dirasakan adalah rasa nyeri di bagian ulu hati.
Bahkan asam lambung bisa naik hingga ke kerongkongan dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman di kerongkongan.
Cara menggunakan kunyit untuk mengatasi asam lambung
Ambil kunyit, bersihkan terlebih dahulu
Cincang kunyit
Rebus bersama 1 gelas air hingga mendidih
Sebelum dikonsumsi, saring terlebih dahulu
Tambahkan madu atau gula merah jika terlalu pahit
2. Mengatasi tukak lambung
Tukak lambung (Sehatq.com)
Tukak lambung adalah luka yang ada pada dinding lambung yang disebabkan karena pengikisan dinding lambung.
Gejala yang dirasakan saat mengalami tukak lambung adalah perut terasa perih dan menjalar hingga ke perut, leher, dan pusar.
Cara menggunakan kunyit untuk mengatasi tukak lambung
Ambil kunyit 2 rimpang
Parut dan peras kunyit yang sudah dibersihkan
Hasil perasan kunyit bisa dicampur madu 1 sendik makan
Minum secara teratur setiap pagi
3. Mengatasi sakit maag
Ilustrasi (Daily Express)
Maag biasanya menyebabkan perut terasa nyeri dan mual yang cukup mengganggu.
Kunyit bisa meredakan sakit maag secara alami.
Cara menggunakan kunyit untuk mengatasi sakit maag
Ambil 2 rimpang kunyit
Kupas terlebih dahulu
Parut dan peras air kunyit
Minum air perasan kunyit secara teratur pada pagi dan sore
Itulah manfaat dari kunyit untuk mengatasi berbagaai masalah lambung secara alami. (Tri bunStyle.com/Anggie)
Baca juga: Muhammad Tegar Setiawan, Penyandang Disabilitas yang Bercita-cita Ingin Jadi Guru Ngaji
5 Manfaat Campuran Kunyit dengan Lada Hitam, Bisa Cegah Kanker hingga Kurangi Depresi
Siapa sangka kunyit sebagai bumbu dapur yang murah meriah, ternyata berkhasiat mencegah kanker sekaligus meredam depresi atau stres.
Kandungan kunyit bernama curcumin inilah yang membuat kunyit sangat spesial sebagai pencegah alami kanker.
Kunyit menjadi pilihan alternatif mencegah kanker karena harganya yang murah dan mudah didapat.
Apalagi, bukankah mencegah jauh lebih baik dibanding mengobati?
Asal tahu saja, kunyit dan lada hitam adalah rempah yang mudah didapatkan di Indonesia dan biasanya digunakan sebagai bumbu dapur.
Kunyit dan lada hitam mampu meningkatkan warna dan rasa pada makanan.
Selain menjadi bumbu dapur, kunyit dan lada hitam ternyata juga memiliki manfaat untuk kesehatan.
Menurut penelitian, kunyit memiliki komponen aktif yang bernama curcumin, komponen ini memiliki efek antiinflamasi namun curcumin susah terserap oleh tubuh.
Karena curcumin susah diserap oleh tubuh, maka harus dikonsumsi bersamaan dengan lada hitap yang meningkatkan penyerapannya.
Lada hitam mengandung piperin yang membantu curcumin diserap tubuhmelalui dinding usus.
Berikut 5 khasiat kunyit: pencegah kanker, depresi hingga diabetes:
Dikutip dari berbagai sumber, inilah manfaat kunyit dan lada hitam jika dikonsumsi secara bersamaan.
Mencegah kanker
Menurut penelitian, kunyit yang dicampurkan dengan lada hitam dapat menurunkan resiko kanker termasuk leukemua, usus besar dan kanker payudara.
Kandungan curcumin pada kunyit dapat mengurangi pertumbuhan sel dan mematikan sel kanker.
Sementara kandungan piperin dalam lada hitam dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Mengurangi depresi
Ilustrasi Depresi (robertoforzoni.com)
Kunyit dan lada hitam memiliki manfaat mengurangi gejala depresi seperti kelelahan, masalah tidur, kecemasan, mudah marah dan perubahan nafsu makan.
Kunyit dan lada hitam bisa meningkatkan kadar serotonin dan dopamin di otak kita.
Menghilangkan rasa sakit
Kunyit memiliki sifat anti inflamasi, sehingga dapay membantu kita menghilangkan rasa sakit, melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.
Baca juga: Momen Kebahagiaan Anak Yatim saat Mendapat Bantuan dari Duta Remaja Kota Medan
Kombinasi kunyit dan lada hitam dapat membantu meredakan radang sendi dan nyeri kronis lainnya.
Kunyit dan lada hitam juga memiliki manfaat dalam menjaga fungsi hati kita.
Circumin yang terdapat pada kunyit dapat membantu melindungi sel-sel hati dari racun yang masuk ke dalam tubuh.
Sedangkan lada hitam bekerja dengan meningkatkan biovailabilitas glutathione, senyawa yang melindungi hati pada tingkat sel.
Mencegah diabetes
Menurut penelitian, curcumin dalam kunyit dan piperin dalam lada hitam bisa membantu mengurangi kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh stres oksidatif.
• Muhammad Tegar Setiawan, Penyandang Disabilitas yang Bercita-cita Ingin Jadi Guru Ngaji
(Aisyah Nursyamsi/T r ibunnews/ T R Ibun-medan.com)
ARTIKEL TERKAIT : TIPS PUASA
ARTIKEL TERKAIT : GERD
ARTIKEL TERKAIT : Asam Lambung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gerd-dan-asam-lambung.jpg)