Breaking News:

TRIBUNWIKI

TPA Terjun, Satu-satunya Lokasi yang Menampung Sampah dari 21 Kecamatan di Medan

Di Kota Medan dikenal dua TPA yakni TPA Terjun yang terletak di Kecamatan Medan Marelan, dan TPA Namo Bintang, Pancur Batu.

TRIBUN MEDAN/Rechtin
Para pemulung saat sedang mengumpulkan sampah di TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan. TPA Terjun jadi TPA satu-satunya yang menampung sampah dari seluruh wilayah di Kota Medan.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) merupakan tempat krusial di suatu daerah karena menjadi media pengembalian sampah ke lingkungan asalnya.

Singkatan TPS dan TPA muncul dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah dan beberapa peraturan menteri lingkungan hidup dan menteri pekerjaan umum yang merupakan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. 

TPA Terjun jadi TPA satu-satunya yang menampung sampah dari seluruh wilayah di Kota Medan. 
TPA Terjun jadi TPA satu-satunya yang menampung sampah dari seluruh wilayah di Kota Medan.  (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

Sedangkan TPA adalah singkatan dari Tempat Pemrosesan Akhir yaitu tempat untuk memroses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan.

Di Kota Medan dikenal dua TPA yakni TPA Terjun yang terletak di Kecamatan Medan Marelan, dan TPA Namo Bintang, Pancur Batu.

Namun saat ini, TPA Namo Bintang tidak lagi dioperasikan sehingga TPA Terjun menjadi satu-satunya TPA yang beroperasi dan menampung sampah dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan.

Baca juga: Bubur Pedas Khas Tanjungbalai, Miliki Citarasa dan Isian yang Khas, Wajib Dicoba

Berdasarkan data dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan pada tahun 2013, tumpukan sampah yang ada di TPA Terjun sudah mencapai 25 meter.

TPA Terjun mulai dioperasikan pada tanggal 7 Januari 1993, yang berlokasi di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Kota Medan dengan luas lokasi 14 Ha dan Pemilikan Lahan Pemerintah Kota Medan.

Sejumlah pemulung mengumpulkan sampah di TPA Terjun, Medan Marelan, Sabtu (28/8/2015). Setiap hari, masing-masing pemulung ini mampu menghasilkan Rp 100 - 200 ribu.
Sejumlah pemulung mengumpulkan sampah di TPA Terjun, Medan Marelan, Sabtu (28/8/2015). Setiap hari, masing-masing pemulung ini mampu menghasilkan Rp 100 - 200 ribu. (amar/tribun-medan.com)

Amatan tribun-medan.com di lokasi, puluhan pemulung tampak ikut memilah sampah dan menjual kembali hasil pungutan sampah di TPA.

Baca juga: Berkat Klaim Uang Asuransi Kematian, Wanita Ini Temukan Rahasia Besar Sang Suami Setelah Meninggal

Sementara truk sampah hilir mudik setiap menit untuk mengangkut sampah ke TPA. Sebanyak dua ekskavator juga dioperasikan untuk menumpuk dan menyebarkan sampah di TPA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tribun-medan.com, TPA Terjun memiliki luas lahan 14 Ha dengan sistem pengelolaan sampah yang dilakukan yakni sistem open dumping.

Halaman
123
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved