Breaking News:

MK Putuskan KPU Labuhanbatu Kembali Gelar PSU di Dua TPS

Hasil perolehan suara beda tipis, MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu untuk kembali melaksanakan pemungutan suara ulang

TRIBUN MEDAN / HO
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Labuhanbatu, Erik Atrada Ritonga-Ellya Rosa Siregar berhasil unggul di delapan dari sembilan tempat pemungutan suara (TPS) yang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), pada Sabtu (24/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu untuk kembali melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di dua tempat pemungutan suara (TPS).

Hal itu disampaikan MK, dalam sidang agenda putusan atas sengketa Pilkada Labuhanbatu pasca-PSU di sembilan TPS, yang diajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe-Faisal Amri Siregar.

Hakim Konstitusi Anwar Usman membacakan amar putusan, yang menyatakan menerima sebagain permohonan pemohon. MK menyatakan batal Keputusan KPU Labuhanbatu Nomor 64/PL.02.6-Kpt/1210/KPU-Kab/IV/2021 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pascaputusan MK Nomor 58/PHP.Bup-XIX dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu tertanggal 27 April 2021.

Baca juga: Golkar VS PDIP Adu Siasat Merebut Kursi Bupati, PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu

"Memerintahkan kepada KPU Kabupaten Labuhanbatu untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu tahun 2020 di dua TPS, yaitu TPS 007 dan TPS 009 Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan dalam waktu paling lama 14 hari kerja sejak putusan mahkamah ini. Dan, melaporkannya ke mahkamah dalam jangka waktu tujuh hari sejak selesainya pemungutan suara ulang," kata Anwar, Kamis (3/6).

Perintah PSU, menurut MK, diputuskan lantaran ditemukan fakta persidangan bahwa ada delapan pemilih di dua TPS tersebut yang menggunakan hak pilih dengan membawa Kartu Keluarga (KK).

Meski membawa form C Pemberitahuan, penggunaan KK sebagai bukti identitas pemilih tidak dibenarkan MK. Karena, kebenarannya tidak bisa dipastikan. Sebab, tidak ada foto diri di KK.

"Karena itu, kemurnian suara di dua TPS tersebut diragukan," ujarnya. Sebelumnya, dari sembilan TPS di Labuhanbatu yang melaksanakan PSU, pasangan Andi-Faisal hanya menang di satu TPS. Sementara pesaingnya, Erik Atrada Ritonga-Ellya Rosa Siregar berhasil meraih suara terbanyak di delapan TPS.

Baca juga: MK Perintahkan PSU Lagi Pilkada Labuhanbatu, PDIP Sumut: Kami All Out Gerakkan Mesin Politik

Hasil rekapitulasi sembilan TPS, yang melakukan PSU, dan 1.052 TPS lainnya, pasangan Erik-Ellya memeroleh 88.493 suara. Sementara Andi-Faisal mendapat 88.183 suara.

Selisih suara pasangan Erik-Ellya dengan pasangan Andi-Faisal 310 suara. Sedangkan jumlah daftar pemiih tetap (DPT) di dua TPS yang akan melakuka PSU, yakni TPS 007 dan TPS 009 sebanyak 941 pemilih.

Dalam Pilkada Labuhanbatu 2020, pasangan Andi-Faisal diusung Partai Golkar. Untuk pasangan Erik-Ellya diusung Partai Hanura, Partai Nasdem, PDI Perjuangan dan PKB.

Halaman
12
Editor: Perdata O Ginting S
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved