Breaking News:

Hari Kedua Program Pemutihan Pajak, Wajib Pajak Belum Padati Samsat Kabanjahe 

Dari beberapa tahun terakhir, saat adanya program relaksasi ini memang masyarakat Kabupaten Karo belum terlihat meningkat di awal pekan.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
Suasana masyarakat yang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, di Samsat Kabanjahe, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Memasuki hari kedua program relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atau yang dikenal dengan pemutihan, kondisi di kantor Samsat Kabanjahe belum terlihat ada peningkatan.

Amatan www.tribun-medan.com, pada hari ini Selasa (26/10/2021) ini para wajib pajak belum terlihat memadati kantor yang ada di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe ini. 

Baca juga: Nadiem Makarim Berkunjung ke USU, Jelaskan Program MBKM kepada Mahasiswa dan Rektor

Saat dikonfirmasi, Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Tanah Karo Iptu Taruli br Silalahi, menjelaskan jika sejak hari pertama kemarin pihaknya belum melihat adanya lonjakan masyarakat yang melakukan pembayaran pajak.

Sampai saat ini, pihaknya melihat masyarakat yang melakukan pembayaran pajak rata-rata merupakan wajib pajak rutin. 

"Memang kita lihat dari kemarin belum ada peningkatan, masih normal," ujar Taruli. 

Dari beberapa tahun terakhir, saat adanya program relaksasi ini memang masyarakat Kabupaten Karo belum terlihat meningkat di awal pekan.

Namun, pada pekan kedua biasanya animo masyarakat yang memanfaatkan program ini mulai terlihat. 

"Bisanya memang minggu kedua itu yang baru kelihatan banyak," ucapnya. 

Ketika ditanya mengenai kendala, diperkirakan hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum mengetahui adanya program keringanan dari pemerintah kepada masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan.

Padahal, Taruli menjelaskan mulai dari adanya informasi relaksasi pajak ini pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat. 

Baca juga: Bobby Nasution Sebut Pemerintahan Efisien dan Transparan Jawaban Berbagai Masalah Kota Medan

Dijelaskan perwira dengan lambang dua balok emas di pundaknya itu, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi di beberapa media. Mulai dari media sosial, spanduk, hingga melalui media massa seperti radio.

"Untuk sosialisasi sudah kita lakukan, mungkin masih ada masyarakat yang belum mendapatkan informasi ini," katanya. 

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara memberikan program relaksasi PKB dan BBNKB ini mulai selama dua bulan. Mulai dari Senin (25/10/2021) kemarin, hingga Kamis (23/12/2021) mendatang.

Dari program relaksasi ini, Pemprov Sumatera Utara memberikan keringanan berupa bebas pembayaran PKB bagi kendaraan yang menunggak pajak selama lebih dari tiga tahun. Kemudian, pembebasan BBNKB bagi kendaraan yang telah diserahkan kedua dan seterusnya. Serta, dibebaskan pembayaran denda PKB dan BBNKB.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved