Breaking News:

Kripto

Langgar Aturan, Dua Perusahaan Bursa Kripto Dibekukan, Tersisa 11 Perusahaan Resmi Terdaftar

Para investor perlu berhati-hati dalam memilih platform bursa kripto. Banyak kabar yang beredar tentang penipuan dan penutupan secara mendadak. 

Ist
Catatan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Tahun 2021 

TRIBUN-MEDAN.com - Para investor perlu berhati-hati dalam memilih platform bursa kripto. Banyak kabar yang beredar tentang penipuan dan penutupan secara mendadak. 

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komodit (Bappebti) telah mendata pedagang fisik aset kripto di Indonesia. 

Namun, baru-baru ini ada perubahan data perusahaan aset kripto di Indonesia

Pasalnya, ada dua bursa kripto yang dibekukan. Sehingga menjadi 11 entitas.

Badan pengawas bursa komoditas itu mencabut surat tanda terdaftar dua bursa kripto.

Pasar Kripto Memerah Jelang Pergantian Tahun, Harga Bitcoin Ikut Anjlok

Penipuan Investasi Kripto Marak Terjadi, Banyak Masyarakat Belum Paham Tapi Sudah Langsung Terjun

Bappebti membatalkan tanda terdaftar sebagai calon pedagang Fisik Aset Kripto PT Bursa Cripto Prima dan pembekuan kegiatan PT Plutonext Digital Aset, seperti dikutip dari situs resmi Bappebti, Selasa (28/12/2021).

Dalam penjelasannya, Bappebti membekukan kegiatan usaha PT Plutonext Digital Aset karena tidak pernah menyampaikan laporan transaksi harian, laporan keuangan harian dan bulanan, serta laporan kegiatan kepada Bappebti.

"Pembekuan kegiatan usaha ini tidak menghilangkan atau menghapus tanggung jawab PT Plutonext Digital Aset terhadap tuntutan atas segala tindakan atau pelanggaran yang menimbulkan kerugian bagi pihak lain sebelum pembekuan kegiatan usaha," tulis Bappebti.

Ilustrasi pemantauan bursa aset kripto
Ilustrasi pemantauan bursa aset kripto (Pixabay)

Adapun PT Bursa Cripto Prima telah dibekukan operasionalnya dan dibatalkan tanda terdaftar sebagai calon pedagang fisik Aset Kripto.

"Pembatalan tanda terdaftar ini dilakukan karena PT Bursa Cripto Prima tidak melakukan langkah-langkah perbaikan dalam jangka waktu 30 hari sejak pembekuaan usaha," tulis Bappebti.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved