Warga Miskin Dimintai Uang

Warga Miskin Dimintai Uang Rp 1 Juta Berobat ke RSUD Amri Tambunan, DPRD: Jangan Bebani Masyarakat

Warga miskin di Kabupaten Deliserdang dimintai uang Rp 1 juta oleh petugas RSUD Amri Tambunan dengan dalih jaminan kesehatan

Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Pengendara mobil masuk ke area RSUD Amri Tambunan yang saat ini mulai menerapkan biaya berbayar untuk pelayanan Covid-19 Kamis, (10/2/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Kebijakan baru RSUD Amri Tambunan kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, warga miskin yang berobat di RSUD Amri Tambunan dimintai uang Rp 1 juta.

Alasan pihak rumah sakit, uang itu sebagai jaminan.

Namun, kebijakan ini justru dianggap membebani masyarakat.

RSUD Amri Tambunan dianggap tidak punya rasa kemanusiaan, dan dinilai lebih mementingkan uang daripada nyawa manusia.

Baca juga: Diduga Cari Untung dari Covid-19, RSUD Amri Tambunan Patok Tarif Berbayar untuk Layanan Covid

"Rakyat miskin ini jangan dibebani lagi kalau mau berobat. Karena miskinlah mereka, makanya tidak bisa mendaftar sebagai peserta BPJS," kata anggota DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung, Selasa (7/6/2022).

Bayu mengatakan, RSUD Amri Tambunan tidak perlu memintai uang Rp 1 juta kepada warga miskin dengan alasan jaminan.

Menurut Bayu, hal itu benar-benar sangat memberatkan.

"Ngapai mesti pakai uang jaminan Rp 1 juta," katanya.

Karena kebijakan RSUD Amri Tambunan ini dianggap membebani rakyat, Bayu mengaku akan membawa persoalan ini dalam sidang paripurna.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved