Breaking News:

Sidang Kerangkeng Manusia

Keluarga Korban Kerangkeng Manusia Ngaku Tidak Tahu Sarianto Ginting Dibunuh Dewa Peranginangin

Sarandi Ginting, adik kandung Sarianto Ginting tidak tahu jika kakaknya disiksa sampai mati oleh Dewa Peranginangin

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Dewa Peranginangin dan Hendra Surbakti, dua terdakwa yang membunuh Sarianto Ginting 

Ditanya lebih lanjut mengenai kasus ini, Sariandi juga mengaku baru tahu, bahwa pembunuh abang kandungnya adalah Dewa Peranginangin dan komplotan anak buah Terbit Rencana Peranginangin.

"Perbuatan kedua tedakwa (Dewa Peranginangin dan Hendra Surbakti alias Gubsar) dengar dari berita ada sangkutannya, melihat sendiri tidak. Dan dengar dari saksi yang ada di dalam kerangkeng, jika Dewa dan Hendra ada sangkutannya. Saya dengar dipukuli, dilakban dari penjelasan saksi yang di dalam kerangkeng, tangan dilakban, mata ditutup, dipukuli, dan dicemplungkan ke kolam," ujar Sariandi. 

Senada disampaikan Tria Sundari, istri Suriandi Ginting.

Katanya, wajah jenazah abang iparnya terlihat bengkak.

Dia juga sempat melihat darah dari mulut dan hidung.

"Saya buka peti, dan saya buka tali kafannya, dan muka abang ipar saya itu bengkak. Wajahnya putih kali gitu. Besok paginya saya lihat keluar darah mulut dan hidung," ujar Tria. 

Ia mengatakan, setelah kakak iparnya itu meninggal dunia, Tiorita Surbakti, istri Terbit Rencana Peranginangin sempat datang ke rumah duka.

Tiorita Surbakti, ibu terdakwa Dewa Peranginangin minta agar keluarga mengikhlaskan kepergian Sarianto Ginting.

"Istri Pak Terbit datang, ia minta tolong mengikhlaskan, dan menyodorkan surat yang kami tandatangani, itu pun katanya kalau pun ini diperlukan oleh kuasa hukumnya," ujar Tria.

Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi, Ketua Majelis Hakim, Halida Rahardhini pun bertanya kepada terdakwa Dewa Perangin-Angin dan Hendra Surbakti, apakah ada yang salah dengan keterangan saksi.

"Tidak tau yang mulia," ujar Dewa dan Hendra yang saling bergantian menjawab. 

Persidangan pun kembali dilanjutkan pada, Rabu (10/3/2022) depan, dengan agenda pemeriksaan saksi kembali.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved