Pertumpahan Darah di Warung Tuak

Minum Tuak, Dua Pria Gaek Berkelahi, yang Satu Tewas Kena Tikam

Dua pria gaek yang sama-sama minum tuak saling baku hantam. Yang satu tewas kena tikam

HO
Seorang lelaki tewas kena tikam saat minum tuak 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - Dua pria gaek masing-masing UHS (52) dan LN (61) sempat sama-sama minum tuak di warung tuak berbeda yang ada di Desa Lae Nuaha, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi.

Entah bagaimana, tiba-tiga saja LN mendatangi UHS.

Kedua pria gaek ini terlibat cekcok, hingga UHS tewas kena tikam LN. 

Baca juga: Bawa Ganja Sambil Minum Tuak MP Dijemput Satnarkoba Polres Toba

Pantauan Tribun Medan, saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Bintang Kecamatan Sidikalang untuk dikebumikan.

Jenazah disambut isak tangis oleh pihak keluarga yang sudah berkumpul di rumah duka.

Menurut keterangan keluarga korban, Luat Darson Simanullang, dirinya mengetahui kejadian tersebut saat korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sidikalang.

Baca juga: Pulang Minum Tuak Malam Hari, Pria 44 Tahun Tewas Jatuh Terperosok ke Jurang 50 Meter di Parlilitan

"Saya mendapatkan informasi tersebut ketika saya sedang dirumah, dan ditelfon supaya datang ke rumah sakit (Sidikalang)," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (4/9/2022).

Sesampainya disana, korban masih mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit, namun sayang nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

"Kejadian ini sungguh sangat kita tidak duga. Menurut informasi dari kakak saya, kalau korban ini meninggal akibat ditikam orang. Setelah satu jam kita menunggu korban, namun si abang (korban) ini sudah mengembuskan napas terakhirnya," sebutnya.

Menurutnya, korban selama ini tidak memiliki permasalahan dengan orang lain.

Baca juga: Konsumsi Tuak dan Obat Batuk Hingga Teler, Pemuda Ini Aniaya Orang Tuanya, Akhirnya Dijemput Polisi

Akan tetapi, menurut keterangan warga sekitar, si pelaku kala itu tidak sedang berada di lokasi warung tuak tersebut.

"Makanya masyarakat sekitar di warung tuak itu tidak tahu juga apa penyebabnya. Karena pada saat kejadian, si pelaku tidak satu warung dengan korban," terangnya.

Dia berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang sudah menghabisi nyawa keluarganya.

"Kita berharap kepada penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk menuntaskan permasalahan ini, supaya pihak keluarga tidak dibayang - bayangi rasa amarah," pintanya.(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved