Breaking News:

Berita Sumut

Tak Ada Anggaran, Pemkab Simalungun Tetapkan Pilkades di 245 Desa Digelar Maret Tahun Depan

Pemilihan Kepala Nagori (Pilpanag) di Kabupaten Simalungun dipastikan tak akan diselenggarakan tahun 2022 ini.

Penulis: Alija Magribi | Editor: mustaqim indra jaya
HO/Tribun Medan
Penyerahan SK Penjabat (PJ) Pangulu Nagori (Setingkat Kepala Desa) kepada 245 ASN oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga demi mengisi kekosongan jabatan yang lowong, lantaran Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) tahun 2022 ini belum dilaksanakan. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemilihan Kepala Nagori (Pilpanag) di Kabupaten Simalungun dipastikan tak akan diselenggarakan tahun 2022 ini.

Pilpanag dijadwalkan bakal digelar pada Maret 2023, dengan masalah utama yaitu keterbatasan anggaran pelaksanaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Kabupaten Simalungun, Joni Saragih menjelaskan penunjukkan waktu Pilpanag adalah Maret 2023.

Baca juga: Kawasan Lapangan Merdeka Direvitalisasi, Dishub Medan Akan Rekayasa Lalu Lintas 9 Titik Ruas Jalan

“Kita persiapkan terus dan hari H-nya di Maret 2023,” ujar Jonni Saragih saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (2/11/2022) sore.

Disampaikan Jonni, pihaknya terus merampungkan biaya pelaksanaan pemilihan kepala desa (Nagori) se-Kabupaten Simalungun tersebut, yang mana anggaran akan ditambah dari APBD Tahun 2023. 

“Kita sedang siapkan tahapan-tahapan pembiayaan untuk yang dianggarkan tahun depan. Soal penambahan biaya, itu dipakai anggaran tahun depan (APBD 2023). Karena tidak cukup dianggarkan tahun ini makanya dilaksanakan Maret 2023,” katanya.

Saat ini, sebanyak 245 kepala desa atau pangulu nagori di Kabupaten Simalungun dipimpin oleh Penjabat (Pj) dengan status PNS/ASN, demi mengisi kekosongan jabatan yang lowong lantaran Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) tahun 2022 ini belum dilaksanakan.  

Penunjukkan Pj sendiri dilakukan oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dengan menyelenggarakan pelantikan Pj Pangulu di halaman SMP Negeri 1 Raya, Pamatang Raya, Sumut, Rabu (17/8/2022) beberapa waktu lalu. 

Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra Bupati Simalungun, Resman Saragih menyampaikan, pelantikan dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Simalungun No 188.45/14902/27.3/2022. Jabatan Pj akan diemban sampai terpilihnya dilaksanakan sampai prosess  Pilpanag selesai.

“Di dalam surat itu kan, jabatan Kepala Desa/Pangulu Nagori bisa ditinjau kembali bila ada perubahan,” kata Resman yang dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (24/8/2022) siang.

Biaya Pilpanag Rp 18 Miliar

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga sendiri menampik, bahwa tidak ada kepentingan dirinya dalam penundaan Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) semua itu sudah  ada aturannya.

Hal itu disampaikan Bupati dihadapan peserta Forum Silaturahmi dan Diskusi Membangun Kabupaten Simalungun di Balai Pertemuan Graha JS, Jalan Asahan Km 16 Bangun Nagori Desa Senio kecamatan Gunung Malela. 

Baca juga: Biaya Pilpanag Simalungun Dibahas di P-APBD 2022, Jabatan 245 Kades Sementara Diamanahkan Kepada ASN

"Ini bukan Penundaan, tapi tertunda, saya sampaikan tidak ada kepentingan pribadi saya dalam hal ini. Saya mau membangun di Simalungun ini. Dan kketika saya sudah selesai memimpin ada oleh-oleh yang baik saya tinggalkan. Ada hal baik yang diingat masyarakat ketika saya sudah selesai memimpin Simalungun ini," ucap Bupati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved