Polda Sumut

Polda Sumut Tak Tolerir, Tindak Tegas Begal dan Geng Motor, 149 Pelaku Ditahan Sebagian Ditembak

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, memaparkan pengungkapan kasus begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota didampingi Wali

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Sejumlah bandit jalanan duduk berbaris di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan. 

TRIBUN-MEDAN COM, MEDAN - Polda Sumut bersama jajaran menegaskan tidak mentolerir aksi kejahatan jalanan seperti begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara.

Penegaskan itu disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi saat meliris kasus kejahatan jalanan di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/6/2023).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, memaparkan pengungkapan kasus begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dandim 0201 Medan Kolonel Ferry, Direktur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono, Kepala Pengadilan Medan dan Kejari Medan, di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/6/2023).
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, memaparkan pengungkapan kasus begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dandim 0201 Medan Kolonel Ferry, Direktur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono, Kepala Pengadilan Medan dan Kejari Medan, di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/6/2023). (TRIBUN MEDAN)

"Tindakan para pelaku begal ini sudah merugikan dan membuat resah masyarakat, untuk itu kita akan lebih tegas lagi kepada pelaku kalau masih ada yang coba," tegasnya.

Hadi mengimbau, kepada para remaja untuk tidak bergabung dengan kelompok-kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat. Lebih baik salurkan hobinya ke arah yang positif.

"Saat ini Polda Sumut dan Kodam I/BB akan terus melakukan Operasi penertiban kepada para pelaku begal geng motor. ini bukti komitmen Kapolda Sumut dan Wali Kota Medan untuk memberantas masalah kejahatan jalanan tersebut," terangnya.

Sejumlah bandit jalanan duduk berbaris di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan.
Sejumlah bandit jalanan duduk berbaris di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan. (TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO)

Diketahui, Polrestabes Medan dibantu Polda Sumut telah menangkap sebanyak 140 pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat dari berbagai lokasi di Kota Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, mengatakan para pelaku kejahatan jalanan itu ditangkap atas pengungkapan 97 kasus curas, curat dan curanmor selama satu bulan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa (kiri) menjelaskan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (dua kiri) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (dua kanan) beserta jajaran terkait tahanan yang melakukan kejahatan jalanan di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa (kiri) menjelaskan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (dua kiri) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (dua kanan) beserta jajaran terkait tahanan yang melakukan kejahatan jalanan di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan. (TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO)

"Dari 140 pelaku kejahatan yang ditangkap itu diantaranya 27 orang merupakan pelaku anak terlibat hukum," katanya didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dandim 0201 Medan Kolonel Ferry, Direktur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kepala Pengadilan Medan dan Kejari Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (kanan) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) bersama dengan jajaran terkait melakukan konferensi pers di  Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (kanan) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) bersama dengan jajaran terkait melakukan konferensi pers di Polrestabes Medan Jalan HM Said Nomor 1, Kota Medan, Kamis (22/6) siang. Pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh Satreskrim Polrestabes Medan, membekuk ratusan bandit jalanan dan beberepa diantaranya terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan. (TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO)

Valentino mengungkapkan, dari 140 pelaku kejahatan jalanan yang ditangkap itu diantaranya pelaku begal terhadap Insanul Hasibuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) hingga meninggal dunia.

"Ditangkapnya para pelaku begal terhadap mahasiswa UMSU berawal dari diamankan tiga orang pelaku kejahatan jalanan yang beraksi di kawasan Kecamatan Percut Seituan," ungkapnya dalam pengungkapkan kasus begal terhadap mahasiswa UMSU itu sebanyak empat orang pelaku telah diamankan.

"Keempat pelaku begal terhadap mahasiswa UMSU itu bernama Andriyansyah, Muhammad Riski, Nur Ahmad Aulia dan Rafi. Karena melawan petugas memberikan tindak tegas terukur," pungkasnya.(Jun-tribun-medan.com).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, memaparkan pengungkapan kasus begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dandim 0201 Medan Kolonel Ferry, Direktur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono, Kepala Pengadilan Medan dan Kejari Medan, di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/6/2023).

 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved