Pilpres 2024

BRUTALNYA Anies Baswedan sampai Prabowo Subianto Ajak Ngopi Bareng, Begini Kata Psikolog

Debat Capres putaran ketiga berlangsung panas dengan berbagai data dan argumen yang disajikan secara terbuka.

Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
PANAS! ANIES Baswedan Langsung Sentil Menteri Pertahanan Jokowi di Pembuka Debat Capres Ketiga 

Menurut Reza, Anies lebih helicopter view dan multiangle. Anies merepresentasikan sesuatu dengan cara melihat seluruh sistem dari berbagai aspek.

"Dia soroti masalah pertahanan dengan kacamata sosial," katanya.

Sementara Ganjar lebih lugas menjawab tema debat. "Dia bicara pertahanan dengan kacamata pertahanan. Tapi Ganjar dan Anies memang komplementer semalam," ujarnya.

Menurut dia, Anies dominan mendestruksi Prabowo dan menawarkan gagasan secukupnya. Sedangkan Ganjar dominan menawarkan gagasan dan mendestruksi Prabowo dengan kadar secukupnya.

Poin kedua, menurut Reza, seberapa jauh penampilan akan mendatangkan manfaat elektoral.

"Studi menyebut debat tidak terlalu berdampak bagi perpindahan suara. Debat lebih mengokohkan dukungan konstituen pada pihak yang telah dijagokannya sedari awal," katanya.

Terlepas dari itu, Reza mengatakan andai terjadi pergeseran elektoral maka tampaknya Ganjar akan memperoleh peralihan suara dari capres lain.

"Namun sebagaimana hasil studi tadi, jumlah peningkatan suara yang Ganjar dapatkan tidak signifikan," katanya.

"Dan suara yang beralih ke Ganjar datang dari mereka yang sebelumnya mendukung Prabowo," katanya.

Poin ketiga, siapa yang mampu memantik situasi teatrikal di panggung debat.

"Debat presidensial bukan UMPTN atau Sipenmaru," katanya.

Reza mengatakan, debat capres semalam mengandung drama. "Kontroversi, emosi, uji nyali, semua harus diaktivasi. Debat semalam sudah semakin mengarah ke situ," katanya.

Menurut dia, dalam debat capres semalam ewuh-pakewuh menipis, komunikasi langsung dan terbuka atau frontal sudah lebih kasat mata.

Meski demikian teater yang sesungguhnya tercipta berkat Anies. "Kombinasi antara intelektualitas dan brutalitas memperlihatkan sisi lain Anies yakni betapa lihai dan kejamnya dia memeragakan negative campaign terhadap Prabowo selaku Menhan," kata Reza.

Reza mengatakan harus dibedakan negative campaign dengan black campaign. "Ketika Prabowo menyebut data Anies salah semua, Prabowo ingin mengunci persepsi publik bahwa Anies memainkan black campaign," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved